Saturday, 17 August 2019

Ingin Main di Taman, Anak 10 Tahun Malah Dituduh Teroris

Senin, 12 Agustus 2019 — 7:19 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

INGGRIS – Anak perempuan 10 tahun ini begitu sedih. Ia hanya ingin bermain dengan teman sebaya di taman. Tapi yang didapat malah cercaan rasis. Ia bahkan disebut sebagai teroris.

News 19 melaporkan menganakan sorban layaknya orang Sikh lainnya, Munsimar Kaur, gadis kecil itu, berbicara dalam video yang diunggah akun sikhdad di Twitter. Ia mengatakan tindakan rasis yang diterima di London tak hanya sekali tapi beberapa kali.

Ia mengaku dicap sebagai teroris oleh sejumlah anak yang bermain di taman. Padahal sejatinya ia datang untuk bermain dengan anak-anak itu di
Plumstead Adventure Play Centre di Plumstead, London tenggara. Namun ia ditolak dengan alasan keberadaannya berbahaya bagi lainnya.

“Pada hari Senin, ada dua anak laki-laki yang umurnya antara 14 sampai 17 tahun dan ada dua anak perempuan lainnya. Saya datang untuk meminta ikut bermain dalam permainan mereka,” ungkapnya.

Permintaan itu tak digubris. Sebaliknya, ia mendapat cercaan menyakitkan. “’Kata mereka ‘tidak, kamu tak bisa bermain dia karena kamu teroris’,” ujarnya menirukan ucapan temannya.

Ia mengaku kejadian itu membuatnya patah hati. Namun ia diam. Ia kemudian berjalan pergi tanpa mengatakan apa-apa.

Keesokan harinya, ia kembali ke taman untuk berteman dengan seorang anak seusianya. Namun, satu jam kemudian ibu anak itu menelepon sambil mengatakan tidak bisa bermain dengan Kaur karena terlihat ‘berbahaya’.

Kisah ini kemudian menibulkan perdebatan netizen yang melihat video bocah itu.

Bagaimanapun, tak layak memperlakukan orang dengan rasis. Terlebuh kepada anak-anak. (yp)