Saturday, 17 August 2019

Piala AFF U-18 2019

Ke Semifinal, Indonesia Siapkan Siasat Hindari Australia

Senin, 12 Agustus 2019 — 19:53 WIB
Bagus Kahfi merayakan gol ke gawang Laos yang membawa Timnas Indonesia U18 ke semifinal Piala AFF U18 2019. (ist)

Bagus Kahfi merayakan gol ke gawang Laos yang membawa Timnas Indonesia U18 ke semifinal Piala AFF U18 2019. (ist)

VIETNAM – Sukses Timnas Indonesia melaju ke semifinal Piala AFF U-18 2019, bukan jaminan bagi pasukan Fakhri Husaini untuk meraig gelar juara di turnamen ini. Tim berjuluk Garuda Nusantara itu pun dituntut untuk kembali membidik kemenangan saat bentrok dengan Myanmar pada laga pamungkas fase penyisihan Grup A di Stadion Thong Nhat, Ho Chi Minh City, Vietnam, Rabu (14/8/2019), 15:30 WIB.

Kemenangan atas Myanmar akan sangat penting bagi pasukan Fakhri, tidak hanya untuk menyempurnakan langkah mereka sebagai juara Grup A, tapi juga usaha untuk menghindari Australia di babak semifinal. Tanpa meremehkan tuan rumah Vietnam, Malaysia, dan Thailand, Australia diprediksi sebagai kandidat kuat lolos ke babak semifinal sebagai juara Grup B. Namun Fakhri menegaskan tidak memilih calon lawan.

“Kami siap siapapun lawan kami di semifinal. Kami harus fokus lebih dahulu melawan Myanmar di pertandingan terakhir Grup A,” tegas Fakhri dalam keterangan tertulisnya, Senin (12/8/2019).

Menurutnya, siapa pun yang akan dihadapi anak-anak asuhnya di babak semifinal, ia tetap meminta anak-ank asuhnya tampil maksimal melawan Myanmar. Apalagi ia menyadari masih banyak yang harus dibenahi terhadap performa anak-anak asuhnya setelah sempat tertinggal lebih dulu melawan Laos. Menurutnya, Laos sendiri sebuah tim yang memiliki karakter, hampir sama seperti Myanmar.

“Ini pengalaman lagi bagi para pemain saat menghadapi tim yang bermain seperti Laos. Mereka harus bisa bermain lebih disiplin dan tenang dalam menyerang,” ungkapnya.

Pada laga yang digelar di Stadion Thong Nhat, Ho Chi Minh City, Vietnam, Senin (12/8/2019) kemarin, Indonesia bahkan mengalami kesulitan untuk mencetak gol sepanjang babak pertama.

“Saya menilai Laos disiplin dalam menyerang dengan menyisakan pemain bertahan mereka di daerahnya dan mereka tidak bergerak dari tempatnya. Itu yang membuat kami kesulitan sedikit untuk mengembangkan permainan. Dalam menekan, mereka membagi dua grup, lima menyerang dan lima lagi diam menjaga daerah pertahanannya,” ulas Fakhri, mengenai jalannya laga di babak pertama.

Indonesia bahkan tertinggal lebih dulu, lewat aksi Alounnay Lounlasy (69″). Beruntung, Indonesia menyamakan kedudukan, berkat gol Bagus Kafi, dua menit berselang. Garuda Nusantara bahkan baru bisa memastikan kemenangan di masa injury, lewat aksi bunuh diri Akkhom Thoranin.

“Syukur Alhamdulillah pemain saya bisa meresponnya setelah kami kemasukan gol pertama tadi. Apapun itu kemenangan ini sangat berarti bagi kami, untuk mengamankan posisi kami di klasemen. Saya apresiasi kerja keras tim. Ini bukan pertandingan yang mudah,” tuntas pelatih berusia 54 tersebut.

Dengan kemenangan ini, Indonesia memastikan tempat ke babak semifinal setelah tidak mungkin lagi bisa lengser dari urutan dua teratas, zona semifinal. Dengan 12 poin dari empat laga, Indonesia unggul enam angka dari Timor Leste yang menempati posisi ketiga, usai membantai Filipina 5-2 di hari yang sama. Sedangkan Laos lengser ke posisi keempat dengan enam poin, diikuti juru kunci tanpa angka, Filipina. Hingga berita ini diturunkan, Myanmar yang menempati posisi kedua masih bermain imbang tanpa gol kontra Brunei Darussalam. (jun/yp)