Saturday, 17 August 2019

Pengin Memiliki Istri Cantik Tetapi Marah Dilihat Orang (II)

Senin, 12 Agustus 2019 — 16:16 WIB
12-DIA-AGUSTUS-19

Tadi pagi, pukul 07:07, kan Mbak Nining merasa ewuh terus dipelototi tetangga yang mengagumi kecantikannya seperti ini Pengin Memiliki Istri Cantik Tetapi Marah Dilihat Orang.

Lalu mbaknya lapor Mas Fauzi. Eehh.. ternyata mas ini gampang naik darah! Duh… Baca sendiri yaa di bawah ini.

Kegundahan hatinya tak hanya jadi memori pribadi, tapi Nining ceritakan pula pada suami. Katanya, Samiono pemuda tetanggga itu selalu memelototi dirinya setiap ketemu. Sebetulnya, laporan istri menjadikan penanda bahwa Nining berkarakter jujur dan setia pada suami.

Coba, kalau dia diam saja bisa jadi Nining malah meladeni segala keinginan anak muda tetangga. “Jangan cuma melotot, nih sekalian sedot….!” begitu kira-kira, entah apa yang mau disedot.

Dan ternyata Fauzi memang tak bisa menyikapi dengan bijak. Kemelototan Samiono ditanggapi dengan negatif. Berani memelototi, berarti dia mengagumi. Mengagumi lama-lama pengin menggumuli dan menggauli. “Belum pernah dikaplok Jepang dia rupanya,” kata Fauzi seperti Asmuni Srimulat.

Fauzi lalu mencari-cari Samiono. Begitu ketemu tak mau tabayun, tapi kepalan tinju langsung diayun. Plakkkk, plakkkkk!

Pukulan tangan itu dengan kekuatan penuh, sehingga Samiono terjatuh dan keluar kecapnya non cap burung bango. Sedangkan Fauzi terus saja melintas dengan pongahnya.

Samiono yang tak terima segera lapor ke Polsek Sukomenanggal. Hari itu juga Fauzi ditangkap. Tapi meski diperiksa polisi, sama sekali dia tak merasa takut, bahkan ada nada puas di wajahnya.

“Ini pelajaran bagi orang yang suka memelototi bini orang,” kata Fauzi, sama sekali tak gentar meski ancaman hukumannya bisa sampai 6 tahun penjara.

Mestinya muka istri ditutup poster: dilarang melototi bini orang. (gunarso ts)