Saturday, 17 August 2019

Bangunan Mewah di Kalibata Langgar IMB, Diobrak Abrik Petugas

Selasa, 13 Agustus 2019 — 19:00 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA –  Bangunan mewah di Jalan Kalibata Utara II Nomor 70 RT 05/02 Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan diobrak abrik petugas, Selasa (13/8).

Tindakan tegas ini dilakukan karena bangunan rumah enam tower  ini   melanggar ijin mendirikan bangunan (IMB).

Kasat Pol PP, Pemkot Jakarta Selatan, Ujang Hermawan mengatakan, penertiban ini dilakukan selain rekontek dari Sudin Citata, juga karena adanya laporan masyarakat serta pengawasan lapangan.

“Proyek rumah tinggal menyalahi aturan, baik jumlah unit maupun lantai pada masing-masing tower. Sebab, proyek hanya memiliki IMB pada dua tower dengan dua lantai pada masing-masing tower,”kata Ujang Hemawan.

Proyek seluas sekitar 1.000 meter persegi itu kini berdiri enam tower bangunan yang terdiri dari satu tower berlantai dua, satu tower berlantai tiga dan empat tower berlantai empat. Sedangkan pada dua buah tower tengah dibangun tiang untuk lantai lima.

“Ini penertiban bangunan yang tidak sesuai dengan IMB, di sini (proyek) ada IMB-nya dua unit (tower), dua lapis atau dua lantai. Ternyata kita lihat di lapangan ini sudah empat, itu pelanggaran,” tambah Kasi Ketertiban Umum Satpol PP Jakarta Selatan, Luasman Manihuruk.

Dirinya mengaku tidak mengetahui secara pasti unit tower rumah tinggal yang telah memiliki IMB. Sebab, tercatat hanya terdapat dua unit tower dalam IMB yang diterbitkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Unit Pelaksana PTSP Kecamatan Pancoran.

Selain itu, pihak Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Suku Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) Kecamatan Pancoran selaku pengawas sekaligus pemberi rekomendasi tidak hadir dalam proses penertiban. Begitu juga pihak Sudin Citata Jakarta Selatan sebagai regulator penataan Jakarta Selatan.

Luasman juga menjelaskan, selain mana-mana bangunan yang memiliki IMB-nya juga tidak jelas (tower). “Kalau dilihat yang mendapat ijin  IMB hanya (bangunan) yang ini (sisi belakang) . Kalau kita hitung-hitung ini ada sekitar 40 ruangan, dan ijinnya pun rumah tinggal,” ungkapnya.

Meski begitu pihaknya tetap membongkar seluruh lantai yang tidak tercantum dalam IMB. Dalam pembongkaran ini sebanyak 52 petugas yang terdiri dari petugas Satpol PP, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Kepolisian dan TNI diterjunkan. (wandi/tri)