Saturday, 17 August 2019

Dampak Perluasan Aturan Gage, Penjualan Motor Bekas Melonjak

Selasa, 13 Agustus 2019 — 19:16 WIB
Penjualan motor bekas di Jalan Langsat, Lagoa, meningkat dampak aturan Gage.  (deny)

Penjualan motor bekas di Jalan Langsat, Lagoa, meningkat dampak aturan Gage. (deny)

JAKARTA – Perluasan wilayah Ganjil-Genap (Gage) di Jakarta, membawa dampak positif bagi sejumlah penjual motor bekas (mokas) di Jalan Langsat, Lagoa, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Para pedagang pun mengaku, kalau penjualannya tersebut naik menjadi 50 – 80 persen.

“Ada ya dampak kenaikan terhadap penjualan motor. Cukup tinggi, ini bisa 50 persen  sampai 80 persen peningkatannya,” ujar Adam, pemilik showroom mokas ‘Away Motor’, Selasa (13/8/2019).

Dikatakannya, tidak menutup kemungkinan banyak warga memburu kendaraan roda dua di showroomnya tersebut untuk menghindari aturan Gage. “Hampir sebagian besar kebutuhan mereka beli motor ingin menghindari itu ya, kan motor tidak kena Ganjil-Genap,” ucapnya.

Adam mengatakan, untuk penjualan sendiri, banyak warga memilih motor jenis matic ketimbang ‘bebek’ atau kopling. “Matic dengan berbagai merek, lebih banyak diburu. Mungkin selain harganya tidak terlalu jatuh untuk dijualnya lagi, penggunaan dan perawatannya pun simple,” paparnya.

Menurut Adam, pilihan warga mengincar Mokas untuk menghindari aturan Gage karena dinilai efektif dan efisien. “Efektif karena motor bisa dikatakan bebas hambatan di jalan, kalau macet bisa selap-selip. Sedangkan dibilang efisien, ya karena harga yang murah,” ungkapnya.

Dijelaskan pria yang telah membuka usaha motor bekas sejak tahun 2006 tersebut, ada banyak jenis dan merek motor dengan harga bervariasi yang dijual di showroom miliknya. Untuk motor jenis matic contohnya, Adam membandrol harga mulai dari Rp9 juta – Rp32 juta.

“Kita juga kasih jaminan garansi mesin 6 bulan, dan bantu melayani pengurusan perpanjang STNK atau balik nama,” katanya. Selain itu, dirinya pun menerima pembeli yang ingin melakukan  tukar tambah baik secara tunai maupun kredit dengan angsuran terjangkau. (deny/win)