Saturday, 17 August 2019

Ngeri… Pria 29 Tahun Dibunuh Usai Tabrakan di Jalan Tol

Selasa, 13 Agustus 2019 — 7:19 WIB
Pria yang dihabisi usai tabrakan di jalan tol dan polisi meringkus tersangka. (twitter/worldofbuzzz)

Pria yang dihabisi usai tabrakan di jalan tol dan polisi meringkus tersangka. (twitter/worldofbuzzz)

MALAYSIA – Insiden mengerikan terjadi di Jalan Tol Utara-Selatan pada 10 Agustus 2019. Seorang pria 29 tahun dibunuh usai kecelakaan yang melibatkan dua mobil.

Mengutip New Straits Times, semua bermula dari kecelakaan dua kendaraan di jalan bebas hambatan itu. Malay Mail menyebut awalnya korban menabrak mobil tersangka hingga kemudian dilakukan pengejaran yang berakhir di persimpangan Bandar Baru Bangi.

Kedua pengemudi turun dari mobil masing-masing. Tanpa ba-bi-bu duel tak terelakkan. Beberapa pengendara berupaya melerai hingga keduanya kembali ke mobil mereka.

Namun, pria yang mobilnya ditabrak masih belum puas. Penuh marah, ia mengeluarkan tongkat baseball dari bagasi lalu memukul bagian depan mobil pria penabraknya.

Tak cukup dengan itu, pria 40 tahun itu kemudian menabrak penabraknya. Ia meninggalkan lelaki kesakitan itu di antara mobil dan pembatas jalan.

Korban selanjutnya dilarikan ke Pusat Medis Nilai. Namun sampai di rumah sakit, nyawanya tak tertolong.

Melalui Twitter, adik korban meminta saksi untuk membantu penyelidikan. Dia juga mengatakan bahwa korban terluka parah di tulang rusuk dan kepala, meskipun laporan resmi tentang hal ini belum dilakukan polisi.

Dalam tweetnya itu, adik korban juga mengunggah video yang menunjukkan tersangka dan korban di tempat kejadian. Dia memohon masyarakat membantu mencari tersangka.

Dalam video itu, terlihat seorang saksi berupaya menolong korban sambil megatakan, “saya lihat Anda memprovokasinya. Saya lihat itu.”

Namun tersangka cepat menyanggah. “Bukan saya yang memulai. Dia (korban) yang menabrak saya, dia juga menunjukkan jari tengahnya,” bantahnya.

Polisi akhirnya menangkap tersangka dan istrinya. Mereka ditahan selama seminggu untuk memudahkan penyelidikan.

Polisi masih menunggu hasil post-mortem untuk mengetahui luka yang dialami korban dan penyebab kematiannya. Polisi juga memastikan kejadian ini tak terkait dari masalah ras seperti yang banyak beredar di media sosial. (yp)