Saturday, 17 August 2019

Setahun Gubernur Anies Bete Cawagub Dipermainkan DPRD

Selasa, 13 Agustus 2019 — 6:29 WIB
Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta. (yendhi)

Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta. (yendhi)

DPRD DKI tega banget mempermainkan emosi dua Cawagub DKI dari PKS, baik Ahmad Syaikhu maupun Agung Yulianto. Pemilihan mundur-mundur terus, tentu saja hal ini juga bikin bete Gubernur Anies Baswedan. Dia setahun kerja tanpa Wagub. Naga-naganya nanti, Cagub DKI justru dipilih DPRD periode 2019-2024. Entah DPRD punya rencana apa.

Andaikan dulu Wagub Sandiaga Uno tak tergiur jabatan Wapres, niscaya hingga hari ini dia masih Wagub DKI. Dia bisa terus berbagi tugas dengan Gubernur Anies. Tapi suratan nasib mengharuskan begitu, kepergian Sandiaga sejak Agustus 2018, menjadikan Gubernur Anies jomblo dan bete berkepanjangan.

Sandiaga Uno ketika mau terima ajakan Prabowo jadi Cawapresnya, karena ingin ada lompatan luar biasa dalam kariernya. Yang lain dari Wagub naik ke Gubernur, naik lagi jadi menteri, baru jadi Wapres. Sandiaga Uno maunya potong kompas, dari Wagub langsung Wapres. Tapi setelah kalah, dia baru sadar bahwa diajak Prabowo sekedar jadi Cawapres berani tekor.

Selama ditinggal Sandiaga, Gubernur Anies berharap segera dapat Cawagub pengganti. Tapi ternyata, gara-gara posisi itu dibuat rebutan antara Gerindra dan PKS, sampai sekarang belum juga ditemukan siapa penggantinya. Padahal selama tanpa Wagub, semuanya dikerjakan sendiri, tak bisa berbagi tugas. Benar-benar bete dan jomblo diaduk jadi satu.

Ada saja alasan DPRD untuk menunda pemilihan, dari sedang reses sampai ada agenda yang lebih penting. Seperti sekarang ini misalnya, DPRD menjelang berakhirnya masa jabatan bulan September mendatang, harus menyelesaikan APBD-P 2019. Agenda pemilihan Wagub DKI terpaksa dimasukkan laci lagi. Entah punya rencana apa DPRD DKI.

Tapi Bastari Barus dari Nasdem pandai juga menghibur Anies, tak perlu galau dengan lamanya tanpa Wagub. Justru ini sebaiknya disyukuri saja. Kan hebat, tanpa Wagub pun semuanya beres. Jarang memang Gubernur tanpa wakil tetap bisa bekerja dengan gemilang.

Tapi sampai kapan harus ngejomblo? Jika begini ceritanya, kemungkinan besar Wagub DKI baru terpilih nanti setelah anggota DPRD DKI 2019-2024 mulai bekerja. Itu artinya ada prestasi tambahan DPRD sebelumnya, yakni mampu mempermainkan emosi Cawagub DKI dari PKS, Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu. Semoga mimpi mereka terwujud, karena ditakutkan tahu-tahu yang jadi malah Cawagub yang lain. (gunarso ts)