Saturday, 17 August 2019

Keterlaluan, 5 Karung Jeroan Kambing Dibuang Sembarangan di Kali Dekat SMPN 2 Depok

Rabu, 14 Agustus 2019 — 11:15 WIB
Sejumlah karung diduga berisi jeroan dan kotoran hewan kurban yang menimbulkan bau busuk di anak kali Jalan. Raya Bangau dekat SMPN 2 Depok.  (anton)

Sejumlah karung diduga berisi jeroan dan kotoran hewan kurban yang menimbulkan bau busuk di anak kali Jalan. Raya Bangau dekat SMPN 2 Depok. (anton)

DEPOK – Warga Perumnas Depok Satu khususnya di Jalan Raya Bangau dan Jalan Mawar mengeluhkan bau busuk limbah jeroan dan kotoran hewan kurban yang dibuang seenaknya di anak kali Jalan Raya Bangau.

“Kelewatan dan keterlaluan masa kotoran hewan kurban seperti jeroan dan lainnya yang terbungkus dalam karung dibuang seenaknya di anak kali sekitar SMP Negeri 2 Depok,” ujar Ny. Lukman, warga RW 04, Jalan Mawar II,  Perumnas Depok Satu, Kelurahan Depok, Pancoran Mas,  Rabu (14/8/2019).

Bangkai jeroan dan kotoran hewan kurban yang dibuang orang tidak dikenal praktis menimbulkan bau busuk terlebih anak kali tersebut tidak ada airnya sama sekali.

Menurut dia, orang atau oknum yang membuang sampah jeroan dan kotoran hewan kurban sangat keterlaluan dan tidak punya rasa kepedulian kesehatan. Pasalnya, limbah jeroan yang dibuang hanya berjarak sekitar 50 meter dari ruang belajar siswa dan siswi SMPN 2 Depok.

Hal senada dikatakan Sukardi, warga Perumnas Depok Satu. Menurutnya, pada Minggu sore (11/8/2019), ada sedikitnya empat orang yang menggunakan sepeda motor berhenti di pinggir jalan dengan membawa sejumlah barang.

“Saya nggak tahu aksi mereka tapi memang ada empat orang berhenti di pinggir Jalan Raya Bangau persis pinggir anak kali tersebut ngobrol, ” tuturnya yang selama ini berjualan di sekitar SMPN 2 Depok.

Ada sedikitnya lima buah karung diduga berisi jeroan dan kotoran hewan kurban yang dibuang di anak kali tersebut kondisinya sekarang menimbulkan bau bangkai atau busuk.

Warga sekitar berharap jajaran Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) secepatnya mengangkat tumpukan karung jeroan dan kotoran hewan kurban. “Karena sangat mengganggu kesehatan warga serta ratusan pelajar SMPN 2 Depok,” imbuh Sukardi. (anton/ys)