Saturday, 17 August 2019

Ketua Bhayangkari Lampung Ajak Guru Tangkal Faham Radikal

Rabu, 14 Agustus 2019 — 20:19 WIB
Ketua Bhayangkari Polda Lampung, Sarie Purwadi di tengah baju pink.(koesma)

Ketua Bhayangkari Polda Lampung, Sarie Purwadi di tengah baju pink.(koesma)

LAMPUNG –  Ketua Bhayangkari Daerah Lampung, Sarie Purwadi mengajak Ibu-ibu Forkopimda, perwakilan Guru dan perwakilan Siswa se-Kota Bandar Lampung, menangkal bahaya paham radikalisme demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal tersebut disampaikannya dalam acara tallkshow hari kesatuan gerak Bhayangkari ke-67 Yahun 2019, di Hotel Emersia, Kota Bandar Lampung, pada Rabu (14/8/2019).

“NKRI merupakan negara yang kaya akan sumberdaya alamnya dan keanekaragaman suku, budaya dan agama. Adanya fenomena yang berkembang, ada pihak yang ingin menghancurkan dasar negara yakni, Pancasila dengan paham yang salah dan dapat mengancam keutuhan berbangsa dan bernegara,”kata Sari Purwadi, saat memberikan sambutan.

Menurutnya, sejarah kemerdekaan, NKRI merupakan hasil perjuangan para pejuang dari Sabang sampai Meraoke. Saat ini, pihak yang tidak bertanggungjawab berupaya mempengaruhi ke semua golongan seperti, pelajar, mahasiswa, ibu-ibu dan tidak menutup kemungkinan ada di tengah-tengah lingkungan masyarakat.

“Bhayangkari sebagai istri anggota Polri, mengajak Ibu-ibu Forkopimda, Guru, dan Siswa, untuk mengetahui bagaimana menangkal bahaya paham radikalisme demi keutuhan NKRI dan menjaga anak-anak kita agar tidak terpegaruh dengan paham yang salah itu,”terangnya.

Hal serupa juga diungkapkan, salah satu pemateri, Kiyai Abdul Sukur, bahwa paham radikalisme merupakan paham yang salah, mengancam, menakutkan dan menghancurkan.

“Apa yang dikatakan Ibu Sari Purwadi itu benar. Paham radikalisme itu salah, mengancam, menakutkan dan menghancurkan, maka paham radikalisme harus ditangkal dan dibasmi,”ugkapnya. (koesma/tri)