Saturday, 17 August 2019

Satgas Anti-Mafia Bola Jilid II Akan Pantau Liga 1

Rabu, 14 Agustus 2019 — 16:12 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono (kanan), Kasatgas Anti-Mafia Bola Brigjen Pol Hendro Pandowo (tengah), Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Suyudi, di Polda Metro Jaya. (firda)

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono (kanan), Kasatgas Anti-Mafia Bola Brigjen Pol Hendro Pandowo (tengah), Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Suyudi, di Polda Metro Jaya. (firda)

JAKARTA – Satuan tugas (Satgas) Anti-Mafia Bola Jilid II mulai bergerak. Hal ini ditandai dengan diadakannya rapat perdana hari ini, di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

Rapat ini dihadiri oleh perwakilan dari 13 wilayah subsatgas Anti-Mafia Bola. Sebanyak 13 wilayah subsatgas ini merupakan wilayah tempat dilangsungkannya pertandingan sepakbola Liga 1.

“Dalam rapat koordinasi ini kita undang Satgas Anti-Mafia Bola yang dibentuk dengan mengembangkan sayapnya dengan bentuk 13 satgas daerah wilayah di mana dilangsungkannya pertandingan Liga 1 di Indonesia,” ujar Kasatgas Anti Mafia Bola Brigjen Pol Hendro Pandowo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (14/8/2019).

Rapat ini diadakan guna menyamakan visi dari seluruh subsatgas yang tersebar di 13 wilayah tersebut. Sehingga nantinya dapat dicapai persepakbolaan yang bersih, bermartabat dan berprestasi.

Nantinya, tim Satgas Anti-Mafia Bola Jilid II  akan memonitor setiap pertandingan sepak bola yang ada dalam Liga 1.

“Tentunya memonitoring, melihat, mengawasi pertandingan sepak bola Liga 1 yang berlangsung manakala ditemukan suatu pelanggaran pidana. Maka kita juga akan penyelidikan dan penyidikan seperti memproses seperti yang sudah kita lakukan sebelumnya,” jelas Hendro.

Tak hanya itu, tim Satgas juga akan merampungkan seluruh kasus terkait anti-mafia bola yang belum selesai. Salah satunya ialah kasus mafia bola yang menyandung tersangka Vigit Waluyo. Kasus tersebut hingga kini masih bergulir dan belum p21.

“Kita akan menindaklanjuti untuk proses yang belum selesai,” pungkasnya. (firda/ys)