Sunday, 15 September 2019

Perebutan Kursi Ketua DPRD Kota Bekasi Bakal Seru

Kamis, 15 Agustus 2019 — 16:59 WIB
Gedung DPRD Kota Bekasi.

Gedung DPRD Kota Bekasi.

BEKASI – Jabatan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, akan menjadi ‘pertunjukan’ menarik. Alasannya, ada dua partai politik yang berseberangan dengan pemerintah kota (Pemkot) memiliki jumlah anggota sama.

Ketetapan jumlah anggota dan identitas yang berhak menjadi wakil rakyat pada masa bakti 2019-2024, sudah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Bekasi. Penetapan dilakukan melalui apat Pleno Terbuka Penetapan Perolehan Kursi dan Calon Terpilih Anggota DPRD Kota Bekasi pada pemilihan umum (Pemilu) 2019. Rapat yang dihadiri walikota dan wakil walikota Bekasi, Rahmat Effendi-Tri Adhianto.

Secara urutan jumlah anggota dewan yang terbanyak adalah PKS (12 kursi), PDIP (12 kursi), Golkar (8 kursi), Gerindra (6 kursi), PAN (5 kursi), Demokrat (4 kursi), PPP (2 kursi) dan PKB (1 kursi). Jumlah anggota dewan terpilih dari dapil 1 hingga 6 sebanyak 50 orang.

Secara politik, PDIP dan Golkar lebih berpeluang dalam merebut jabatan Ketua DPRD Kota Bekasi katimbang PKS dan Gerindra, “Secara hitung-hitungan politik, partai pengusung walikota terpilih sudah jelas dan ini akan menjadi kesepakatan politik,” ujar Imam TH, pengamat politik lokal.

Dia menyebutkan dalam pertarungan Pilkada 2018, PKS dan Gerindra yang mendukung Nur Siproyanto melawan delapan partai pendukung walikota terpilih Rahmat Effendi, yakni Golkar, PAN, PPP, Hanura, PKB, Nasdem, PDIP dan PKPI. “Jelas pertandingan tidak seimbang,” jelas Imam, namun jika ada lobi-lobi lain jelas bukan hitung-hitungan politik lagi.

Berikut nama anggota DPRD Kota Bekasi terpilih masa bakti 2019-2024 dari masing-masing partai politik.

PKS (12 kursi): Bambang Purwanto, Andhika Dirgantara, Heri Purnomo, Syaifudin, Eka Widyani Latief, Alimudin, Daradjat Kardono, Latu Har Hary, Choiroman J Putro HM, Saifuddaulah, Lilis Nurlia, Sardi Effendi.

PDI Perjuangan (12 kursi): Nicodemus Godjang, Nuryadi Darmawan, Arif Rahman, Wasimin, Anim Imamuddin, Agus, Tumai, Oloan Nababan, Heri Purnomo, Janet Aprilia Stanzah, Rudy Hermansyah, Ahmad Faisyal Hermawan

Golkar (8 kursi): H. Edi, Dariyanto, Yogi Kurniawan, Komarudin, Uri Huryati, Faisal, Basnius Pasaribu, H. Marta

Gerindra (6 kursi): Ibnu Hajar Tanjung, Mustofa, Tahapan Bambang Sutopo, Supandi, Puspa Yani, Murfati Lidianto

PAN (5 kursi): Evi Mafriningsianti, Abdul Muin Hafied, Aminah, Agus Rohadi, Safril

Demokrat (4 kursi): Abdul Rozak, Haeri Parani, Arwis Sembiring Meliala, Sodikin

PPP (2 kursi): Sholihin, Bambang Suptiyadi

PKB (1 kursi): Ahmad Ushtuchri.

(saban)