Sunday, 22 September 2019

HUT ke-47 Wahana

Pentingnya Berinovasi untuk Bertahan

Jumat, 16 Agustus 2019 — 8:41 WIB
Jajaran pendiri Wahana Artha Grup berfoto bersama. (prihandoko)

Jajaran pendiri Wahana Artha Grup berfoto bersama. (prihandoko)

“TIDAK  banyak grup yang mampu bertahan hingga usia 47 tahun seperti Wahana. Itulah sebabnya kita harus bersyukur dan selalu berpikir inovasi untuk mempertahankan dan mengembangkannya. ” Demikian  kutipan yang dilontarkan Presiden Komisaris Wahana Artha Group, Garibaldi Thohir atau yang akrab di sapa Boy Thohir, dalam sambutan HUT Wahana ke 47 di Kebun Raya Bogor, Sabtu (10/8/2019).

Mengangkat tema ‘We Are Green Wahanian” dalam kesempatan ini sebanyak 1.300 karyawan dari beragam perusahaan yang tergabung dengan Wahana Artha Group hadir merayakan hari jadi ke 47. Adapun karyawan yang hadir berasal dari Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta Tangerang, PT. Wahana Makmur Sejati (WMS), PT. Wahana Artha Ritelindo (WARI), PT. Tristar Transindo (TRISTAR), PT. Wahana Kalyanamitra Maradhika (WKM), PT. Sahari Multi Investama (SMI), PT. Kyochon Indonesia, dan WOM Finance.

Pada kesempatan ini, Presiden Komisaris Wahana Artha Group mengingatkan tentang pentingnya inovasi untuk dapat bertahan dalam perkembangan bisnis yang bergerak semakin cepat dengan kemajuan dunia digital. Senada dengan Boy Thohir, CEO Wahana Artha Group, Robbyanto Budiman yang turut berikan sambutan juga mengingatkan tentang pentingnya untuk berinovasi dalam perkembangan usaha dan kepedulian menjaga kelestarian lingkungan.

MEMBANTU SESAMA
Tidak hanya itu, Robbyanto Budiman juga mengajak kepada seluruh peserta yang hadir untuk dapat bersyukur dengan usia ke 47 ini sekaligus dapat membantu sesama yang sedang membutuhkan. “ Saya ingin kita dapat membantu untuk semua tidak hanya karyawan Wahana Artha Group namun juga masyarakat sekitar yang sedang mengalami kesulitan,” paparnya.

Membuktikan hal tersebut, jelang perayaan HUT 47 ini beragam kegiatan sosial dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur. Kegiatan tersebut diantaranya pemberian bantuan kaki dan tangan palsu untuk penyandang disabilitas tidak mampu, pemberdayaan pelebur aki bekas di daerah bogor dengan memberikan bengkel motor, aksi layanan sehat warga tidak mampu di Tangerang, hingga pembangunan rumah baca Wahana di Tangerang. (prihandoko/bu)