Sunday, 22 September 2019

Di Hari Kemerdekaan, PKL di Pasar Kebayoran Lama Ditertibkan

Sabtu, 17 Agustus 2019 — 19:03 WIB
Petugas menertibkan PKL di sepanjang jalan Kebayoran Lama. (wandi)

Petugas menertibkan PKL di sepanjang jalan Kebayoran Lama. (wandi)

JAKARTA – Di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2019, puluhan pedagan kaki lima yang berjualan di sepanjang jalan Kebayoran Lama, Kelurahan Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan ditertibkan. Tindakan ini dilakukan karena keberadaanya selain mengakupasi trotoar dan jalanan.

Akibatnya setiap hari kawasan tersebut selalu macet akibat jalan sempit dan banyaknya pedagang yang menjajakan dagangannya di pinggir jalan.

“Memang keberadaan PKL ini banyak di keluhkan warga baik pejalan kaki maupun pengendara mobil. Makanya kami melakukan penertiban dengan tujuan mengembalikan fungsinya,” kata Lurah Grogol Selatan, Agung Wibowo, Sabtu (17/8/2019).

Menurutnya tindakan ini dikarenakan banyaknya keluhan dari warga masyarakat yang merasa resah karena sering menimbulkan kemacetan dan kumuh wilayah. Penertiban ini dilakukan disepanjang Jalan Kebayoran Lama, Grogol Selatan.

Dalam penertiban ini berjalan lancar, bahkan para pedagang  dengan sukarela memindahkan barang-barangnya sendiri-sendiri.

“Memang para pedagang ini menjajakan dagangannya selai memanfaatkan trotoar juga mamanfaatkan akses jalan. Akibatnya jalanan menjadi sempit dan kesemrawutan tak dapat dihindarkan,”tambanya.

Untuk itu Lurah menghimbau kepada para pdagang tidak menggunakan lahan tersebut berjualan lagi. Jika mereka tetap membandel pihaknya tidak sungkan-sungkan untuk mengambil tindakan tegas untuk membongkar dan menertibkannya.

“Operasi ini dalam upaya untuk menegakan Peraturan Daerah (Perda) No 8 tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. Kedepan kami akan menempatkan anggota di lokasi agar tidak dimanfaatkan oknum-oknum lagi,” terangnya.

Sebelumnya, kawasan Pasar Kebayoran Lama, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan semrawut akibat marak padagang kaki lima yang berjualan di kawasan tersebut. PKL ini terkesan kian merajalela, merebut hak pejalan kaki dengan memenuhi trotoar dan sebagian jalan hingga menyebabkan kemacetan parah setiap hari.

Ratusan pedagang menggelar lapak mulai dari Jalan Raya Kebayoran Lama dari arah Jalan H Salihun atau sekitar 200 meter menuju gedung pasar, begitu juga dengan keberadaan PKL yang menggelar lapak dari arah Flyover Kebayoran Lama hingga gedung pasar.

Tenda  besi berbalut terpal yang didirikan di atas trotoar dan sisi jalan pada kedua arah itu secara langsung memblokir langkah pejalan kaki dan kendaraan bermotor. Bukan hanya menyebabkan penyempitan jalan, pejalan kaki yang turun ke jalan turut memicu kemacetan.

Bahkan, tidak jarang sejumlah pejalan kaki ikut terjebak dalam kemacetan karena tidak adanya ruang berjalan. Beberapa lainnya terpaksa melompati ban depan sepeda motor dan meliuk-liuk menyusuri ruang yang tersedia di antara antrean kendaraan.  (wandi/win)

Terbaru

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Muhamad Iqbal foto bersama peserta turnamen futsal Kadiv Humas Polri Cup 2019. (ist)
Minggu, 22/09/2019 — 11:21 WIB
Merajut Kebhinekaan Lewat Kadiv Humas Polri Cup 2019
Ratusan sopir dan ojek online geruduk mall di Jakarta Selatan.(adji)
Minggu, 22/09/2019 — 11:07 WIB
Dipicu Pemukulan oleh Security
Ratusan Sopir Taksi dan Ojek Online Geruduk Mall di Jalan Casablanca