Sunday, 22 September 2019

Penyelenggara Haji Dinilai Berhasil Minimalisasi Masalah

Minggu, 18 Agustus 2019 — 23:58 WIB
Busyro Muqoddas

Busyro Muqoddas

JAKARTA – Mantan petinggi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas menilai petugas haji Indonesia yang tergabung dalam Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) telah berhasil meminimalisasi masalah dalam penyelenggaraan ibadah haji 1440H/2019M. Hal ini menurutnya berhasil dilakukan karena petugas haji taat prinsip dan memiliki etos kerja yang baik.

Busyro yang juga bertugas sebagai Naib Amirul Hajj tahun ini menyampaikan, dirinya mengamati pelaksanaan tugas 4300an anggota PPIH di lapangan. “Dari jumlah PPIH secara nasional itu, pelaksanaannya di lapangan, mereka taat prinsip. Yaitu prinsip pola-pola manajemen yang sudah diterapkan garis-garis besarnya oleh Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah,” ujar Busyro dalam laman resmi Kementerian Agama (Kemenag), Minggu (17/8/2019).

“Dan etos kerja yang dimiliki PPIH yang jumlahnya 4300an ini menggambarkan kerja tim yang bagus sekali,” imbuh Busyro.

Dengan dua hal ini menurut Busyro, penyelenggaraan ibadah haji dapat dilakukan sesuai dengan perencanaan yang telah disusun sejak di tanah air. Busyro mencontohkan, kesadaraan PPIH untuk taat prinsip dapat saling mendukung antara satu unsur dengan yang lain dalam memberikan pelayanan bagi jemaah-jemaah yang tergolong dalan risiko tinggi. “Sehingga risiko-risiko tinggi tadi, walaupun masih ada, bisa berkurang. Terutama jumlah jemaah yang meninggal,” ujarnya.

Jenis masalah yang juga dapat ditangani dengan baik menurut Busyro adalah penanganan jemaah yang terpisah rombongan. “Mereka yang terpisah dari rombongannya itu bisa segera ditangani PPIH, dan dikomunikasikan dengan baik. Ini relatif dapat mengurangi risiko-risiko lebih jauh yang mungkin terjadi,” ujar Busyro.

Tak hanya itu, etos kerja yang baik juga ditunjukkan PPIH yang menurutnya berhasil melakukan diplomasi haji. “Saya ingin mengambil salah satu contoh, diplomasi urusan haji ini dilakukan oleh Kemenag, oleh Dubes, oleh Konjen. Sehingga kita lihat bersama, baru tahun ini penyelenggaraan ibadah haji di Arafah, kemahnya bisa disetujui untuk menggunakan AC oleh Pemerintah Saudi,” urainya.

“Ini salah satu indikator bahwa sistem manajemen petugas, tidak hanya mengandalkan manajemen internal di Indonesia saja. Tapi juga hubungan diplomasinya dengan Pemerintah Saudi,” tandas Busyro. (*/yp)

Terbaru

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Muhamad Iqbal foto bersama peserta turnamen futsal Kadiv Humas Polri Cup 2019. (ist)
Minggu, 22/09/2019 — 11:21 WIB
Merajut Kebhinekaan Lewat Kadiv Humas Polri Cup 2019
Ratusan sopir dan ojek online geruduk mall di Jakarta Selatan.(adji)
Minggu, 22/09/2019 — 11:07 WIB
Dipicu Pemukulan oleh Security
Ratusan Sopir Taksi dan Ojek Online Geruduk Mall di Jalan Casablanca