Friday, 20 September 2019

Terlalu Tinggi, Bambu Panjat Pinang Sulit Ditaklukan Peserta

Senin, 19 Agustus 2019 — 16:25 WIB
Peserta terpaksa harus bersusahpayah menaklukan batang bambu sebelum meraih hadiah lomba panjat pinang. (taryani)

Peserta terpaksa harus bersusahpayah menaklukan batang bambu sebelum meraih hadiah lomba panjat pinang. (taryani)

INDRAMAYU –  Atraksi lomba panjat pinang, banyak digelar panitia di desa-desa dalam perayaan 17 Agustus. Namun, atraksi  panjat pinang yang satu ini sulit ditaklukan para peserta.

Masalahnya, selain batang bambu karena dilumuri oli bekas dan stempet,  ketinggian bambu yang sekitar 7 meter sulit dipanjat dan ditaklukkan para peserta.

Apalagi setiap peserta yang ikut atraksi itu disyaratkan membasahi  terlebih dahulu badan dan pakaiannya  di air kali,  sehingga membuat bambu semakin licin saat dipanjat, dan menguras tenaga peserta.

“Batang bambunya tinggi banget,” kata Edi, 21, satu peserta.

Atraksi panjat pinang di Desa Cipedang, Kecamatan Bongas, Indramayu , bagi penonton memang  cukup menarik, penuh canda dan tawa, tapi bagi pesertanya sangat menguras tenaga.

“Bandingan capeknya ikut lomba panjat pinang ini melebihi capeknya bongkar pasir satu truk,” katanya, Senin (19/8/2019).

Dikatakan, tinggi batang bambu yang ditegakkan dan disangga kawat itu lebih dari 6 meter. Di lain desa, tingginya batang bambu itu sekitar 4 meter. Karena bambunya ketinggian sehingga butuh waktu berjam-jam untuk menaklukannya.

Di atas ketinggian bambu tersedia hadiah berupa magic com, peralatan dapur, baju dan sebagainya. (taryani/tri)