Sunday, 22 September 2019

Perlu Kerja Sama Banyak Pihak Agar 2020 Jakut Bebas HIV/AIDS

Rabu, 21 Agustus 2019 — 4:00 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA  –  Kerjasama banyak pihak, diperlukan Pemkot Jakarta Utara guna mendukung program nasional  dalam penanggulangan HIV dan AIDS di Indonesia. Sehingga target Jakarta Utara, untuk bebas dari HIV/AIDS pada Tahun 2020 tercapai.

“Terutama meningkatkan pemahaman masyarakat akan bahaya penyakit tersebut, baik dari cara penularan ataupun penanggulangannya,” kata Asisten Kesejahteraan Rakyat, Wawan Budi Rohman, di Ruang Fatahillah Kantor Walikota Jakarta Utara, Selasa (20/8).

Setelah mengedukasi masyarakat, sambung Wawan, menanamkan pemahaman semua tenaga kesehatan Dan disiplin ilmu dalam upaya penanggulangan infeksi HIV. “Juga terdistribusinya tes HIV, disebarkannya obat ARV secara merata kepada masyarakat,” tambahnya.

Namun, dari itu semua, Wawan menegaskan bahwa yang terpenting adalah komitmen dan dialog berkesinambungan semua sektor. “Dengan terkoneksinya semua pihak, maka program Fast Track Jakarta City Ending AIDS Epidemic 2020 dapat mudah dilakukan,” ucapnya.

Sementara Kasudin Kesehatan Jakarta Utara, Yudi Dimyati mengatakan jika tahun ini, Jakarta Utara target tes HIV sebanyak 65.636 orang. “Hingga bulan Juli ini, Kita sudah melakukan setengah dari pelaksanaan tes tersebut, yakni 32.242,” katanya.

Saat ini, Jakarta Utara memiliki 21 lokasi layanan konseling, tes HIV juga 16 lokasi layanan perawatan dukungan untuk pengobatan ARV. Buat masyarakat yang ingin melakukan konseling atau pengobatan bisa datang ke Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat. (deny/win)