Wednesday, 18 September 2019

Kecamatan Cipayung Siaga Kekeringan

Kamis, 22 Agustus 2019 — 19:17 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Klas II, menyebut wilayah Cipayung, Jakarta Timur, masuk dalam status awas karena terdampak kekeringan yang melanda hingga saat ini. Pihak kecamatan pun mengaku sudah melakukan upaya untuk mengantisipasi hal tersebut.

Camat Cipayung, Fajar Eko Satrio mengatakan, pihaknya memang sudah mengetahui akan status siaga yang ditetapkan BMKG klas II. Selain wilayahnya, daerah kelurahan Halim Perdanakusuma juga ikut di dalamnya.

“Kami standby dan terus monitor wilayah. Apabila ada laporan mengenai kekeringan segera kerjasama dengan unit terkait,” katanya, Kamis (22/8/2019).
Meski begitu, Fajar juga meminta kepada warga yang kesulitan mendapat air bersih segera melapor. Karena nantinya, pemerintah setempat agar segera mendapat bantuan penanganan air.

“Kami bersyukur hingga sampai saat ini belum ada, info dari tahun-tahun sebelumnya juga tidak ada laporan mengenai kekeringan,” ujarnya.

Terpisah, Kepala BPBD DKI Subejo mengatakan, meski ada penetapan itu, namun hingga kini pihaknya belum menerima laporan terkait warga DKI yang kesulitan mengakses air bersih. Meski begitu, pihaknya juga menunggu laporan warga secara langsung maupun menghubungi 112. “Sampai saat ini belum ada laporan,” tutur Subejo.

Sebelumnya dilaporkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Klas II Tangerang Selatan menetapkan Jakarta Timur sebagai wilayah terdampak kekeringan.

BPBD DKI Jakarta menetapkan wilayah Kelurahan Halim Perdanakusuma dan Pulogadung, sementara BMKG Stasiun Klimatologi Klas II Tangerang menetapkan Kelurahan Halim Perdanakusuma, Pulogadung, dan Cipayung berstatus awas. (ifand/ys)