Friday, 20 September 2019

Kesbangpol Miliki Peranan Penting Cegah Tawuran Antar Warga

Kamis, 22 Agustus 2019 — 21:12 WIB
Para peserta yang ikut dialog terkait mengatasi tawuran antar pemuda dan warga. (wandi)

Para peserta yang ikut dialog terkait mengatasi tawuran antar pemuda dan warga. (wandi)

JAKARTA  – Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol)  Jakarta Selatan, memiliki peranan penting dalam mengatasi terjadinya tawuran di wilayah. Peran Kesbangpol, selain harus bisa merangkul seluruh lapisan masyarakat mulai dari RT/RW, tokoh Agama, tokoh masyarakat ormas,  dan lainnya juga harus mengadakan pertemuan dan dialog.

Seperti perannya  baru-baru ini, Kesbangpol Jakarta Selatan melakukan pencegahan tawuran antar warga dengan menggelar dialog interaktif. Dalam dialog ini diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat hingga pengurus RT/RW se Jakarta Selatan, diharapkan dengan cara ini ke depan bisa meningkatkan peran serta masyarakat dalam pencegahan terjadinya tawuran.

“Tawuran antar pemuda dan antar warga itu tanggungjawab bersama, makanya mari kita cegah bersama-sama. Intinya untuk mewujudkan Kota Jakarta Selatan sebagai kota yang aman, nyaman, harmonis dan sehat,” kata Kepala Kesbangpol Jakarta Selatan Mohamad Matsani, Kamis (22/8/2019).

Pertemuan ini kata Kepala Kesbangpol,  dilakukan karena melihat terjadinya tawuran selama ini kerap hanya disebabkan salah paham. Selain itu, masyarakat juga sering mendapatkan informasi tanpa mengecek kebenarannya sehingga tak jarang terjadi salah paham.

“Kita ingin melalui kegiatan seperti ini bisa meningkatkan kepedulian masyarakat dalam mencegah tawuran. Informasi yang berpotensi menimbulkan potensi tawuran segera cek kebenarannya, ” pintanya didepan ratusan warga dari Jakarta Selatan.

Dampak dari tawuran sangatlah merugikan baik bagi pelaku maupun warga sekitarnya. Sebab sudah banyak korban tawuran bukan hanya kerugian luka-luka bahkan nyawa juga bisa materi seperti fasilitas. Terlebih lagi juga berdampak kepada orang-orang tak bersalah menanggung akibatnya.

Oleh karena itu, dirinya sangat berharap tawuran di Jakarta Selatan tidak terjadi lagi kedepannya. Sebab ada beberapa faktor utama penyebab tawuran yang terjadi seperti watak, kondisi emosional yang tidak terjaga, lingkungan keluarga juga lingkungan bergaul dan kurang sehat akan memicu.

“Saya juga berharap peserta yang ikut dalam kegiatan ini mensosialisasikan pengetahuan yang disampaikan narasumber kepada warga di lingkungannya masing-masing,” tandanya. (wandi/win)