Friday, 20 September 2019

Kodim Bekerja Sama Polres Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba

Kamis, 22 Agustus 2019 — 1:09 WIB
Kasat Resnarkoba Polres Purwakarta AKP Heri Nurcahyo memberikan materi pada sosialisasi P4GN Makodim 0619 Purwakarta, Rabu (21/08/2019) (dadan)

Kasat Resnarkoba Polres Purwakarta AKP Heri Nurcahyo memberikan materi pada sosialisasi P4GN Makodim 0619 Purwakarta, Rabu (21/08/2019) (dadan)

PURWAKARTA – Kodim 0619 Purwakarta bekerja sama dengan Polres Purwakarta menggelar kegiatan Penyuluhan dan Sosialisasi tentang Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Aula Makodim 0619 Purwakarta, Rabu (21/08/2019).

Kapolres Purwakarta AKBP Matrius melalui Kasat Res Narkoba Polres Purwakarta, AKP Heri Nurcahyo menyebutkan, semua orang wajib mengetahui, tentang pengertian narkoba, ciri-ciri pengguna narkoba serta ancaman hukuman bagi pengguna maupun pengedar narkoba.

“Karena narkoba itu memiliki dampak buruk bagi pengguna dari masing-masing jenis narkotika,” jelas Heri.

Menurutnya,kerjasama yang telah terjalin Polres Purwakarta dengan Kodim 0619 Purwakarta selama ini dapat dipelihara dengan baik. Karena sinergitas dalam memerangi pengaruh buruk narkoba perlu melibatkan seluruh instansi pemerintah sehingga Kabupaten Purwakarta betul betul bersih dari barang haram tersebut.

“Kegiatan ini sebagai bukti Komitmen Kodim 0619 Purwakarta dalam mendukung pencegahan dan pemberantasan Peredaran narkoba di Purwakarta,” ujarnya.

Untuk meningkatkan sinergitas, kata Heri, pihaknya mengharapkan para Babinsa yang bertugas di desa-desa untuk bersama-sama mensosialisasikan dampak negatif narkoba. “Kami berharap dengan sinergitas yang solid apa yang menjadi harapan kita dapat tercapai,”ujarnya.

Selain kegiatan sosialisasi dilanjutkan dengan tes urine diikuti prajurit Kodim 0619 Purwakarta bersama jajaran Koramil, satu per satu menemui para medis untuk diberikan tabung kecil, kemudian diminta masuk kamar mandi.

Untuk pengambilan sample urine dilakukan secara acak dan dari hasil pengecekan urine tersebut tidak ditemukan adanya prajurit yang terindikasi menggunkan narkoba. (dadan/win)