Friday, 20 September 2019

Kemarau Panjang, Waduk di Jakarta Mulai Mengering

Jumat, 23 Agustus 2019 — 6:19 WIB
Waduk Rorotan

Waduk Rorotan

JAKARTA – Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Juani, mengatakan dampak kemarau panjang menyebabkan beberapa waduk di Jakarta mulai mengering. Salah satunya adalah waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.

“Berdasarkan pengamatan kami di beberapa waduk memang sudah terlihat mengering. Bahkan, sudah terlihat lumpurnya. Karena kalau dari hulunya memang di Katulampa memang tinggal terlihat batu-batunya doang. Jadi diperhatikan memang aliran air mulai mengering karena curah hujan tidak ada,” kata Juani di DPRD DKI Jakarta, Kamis (22/8/2019).

Dia menjelaskan, wilayah yang paling terdampak kekeringan adalah kawasan pesisir yakni Jakarta Barat dan Jakarta Utara tepatnya di wilayah Marunda serta Cilincing.

Pihaknya pun akan berkordinasi dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) untuk menyediakan air bersih untuk kawasan kritis jika kemarau terus melanda.

“Paling tidak kalau bisa menghemat air yang ada terutama air tanah kalau banyak diambil air laut masuk karena ada penurunan. Saat kita butuhkan kalau habis itu vital sekali. Caranya ya harus menghemat air,” ucap dia.

Dinas SDA pun masih mengumpulkan data terkait wilayah mana saja yang sudah mulai dilanda kekeringan dan kesulitan mendapatkan air bersih. Disisi lain, kemarau dimanfaatkan oleh Dinas SDA untuk mengeruk lumpur di sejumlah waduk.

“Kami paling antisipasi ada beberapa pengaturan soal debit airnya. Untuk mencegah potensi lain seperti kebakaran. Karena debit air dibutuhkan pemadam juga untuk mengalirkan hidran mereka. Kalau sudah kering seperti itu, kami melakukan antisipasi saja,” tandas Juani. (yendhi/yp)