Friday, 20 September 2019

Tolak PIN Emas DPRD DKI, Grace Natalie: Kalau Ganti Bahan Turun Wibawa?

Jumat, 23 Agustus 2019 — 7:19 WIB
grace Natalie, Ketua Umum PSI. (ikbal)

grace Natalie, Ketua Umum PSI. (ikbal)

Tolak pin emas DPRD DKI
Grace: Kalau diganti bahan lain turun wibawanya?

JAKARTA – Partai Solidaritas Indonesia membantah tudingan tengah mencari popularitas saat menolak pin emas DPRD DKI Jakarta. Anggaran Rp1,3 miliar dinilai terlalu tinggi untuk pengadaan pin emas.

Ketua Umum PSI, Grace Natalie memandamg pin anggota DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024 tidak perlu terbuat dari logam mulia itu. 

“Terserah bagaiamana menanggapi. Tapi buat kami sayang aja. Di saat kita masih punya banyak PR, ada anggaran yang nilainya fantastis 1 miliar lebih untuk pin emas 24 karat anggota dewan,” ujarnya di Djakarta Theatre, Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (22/8/2019).

” Apa harus emas. Apa kalau diganti dengan bahan lain berkurang wibawa dan otoritasnya? Kan tidak. Dan kenapa uang sebanyak itu dipergunakan yang tidak turun ke bawah. Ke masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut Grace mengatakan anggaran sebanyak itu lebih baik diarahkan kepada kegiatan yang langsung menyentuh warga Jakarta.

“Kita sepakat dan saya menghormati temen yang ingin kembalikan. Buat kami ini komitmen. Mari kita pertanggungjawabkan anggaran yang diperoleh dengan susah payah dari pajak mayarakat. Agar uang kembali ke masyarakat,” tandas dia.

Sebelumnya anggota DPRD terpilih dari PSI menolak pengadaan pin yang terbuat dari emas. Hal ini mengundang tudingan PSI tengah mencari popularitas semata. Diketahui PSI merupakan anak baru di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. PSI menempatkan delapan kadernya di Kebon Sirih untuk periode 2019-2024. (ikbal/yp)