Sunday, 22 September 2019

Plat Nomor Polisi Palsu Dijualbelikan di Toko Online

Senin, 26 Agustus 2019 — 6:19 WIB
sistem ganjl genap. (toga)

sistem ganjl genap. (toga)

JAKARTA – Jasa pembuatan nomor kendaraan atau plat nomor palsu kian merajalela, bahkan diperjual belikan bebas di toko online. Para peminatnya diduga selain ingin memiliki plat nomor istimewa agar mendapatkan prioritas khusus di jalanan, juga sebagai cara menghindari kebijakan ganjil genap (gage) yang diberlakukan Pemprov DKI Jakarta.

Penulusuran poskotanews di salah satu online shop, penjual menawarkan plat nomor khusus kepada para pelanggannya. Bahkan menjanjikan bisa membuat plat nomor khusus yang biasa digunakan pejabat sipil misalnya dengan kode RFP (Reformasi Polisi) dan RFD (Reformasi Darat).

“Kombinasi dengan 4 digit, angka depan 1 & bisa request kombinasi angka sesuka hati selama masih tersedia dalam sistim!!!,” tulisnya.

Pedagang menjanjikan antara lima sampai tujuh hari untuk pembuatan dua plat nomor berikut STNK (surat tandda nomor kendaraan). Tidak tanggung-tanggung, untuk sekali jasa pembuatan plat nomor berikut STNK pelaku membandrol harga mencapai RP20 juta.

(Baca: Gawat! Plat Nopol Palsu Bebas Ganjil Genap Dijualbelikan Rp25 Juta)

Sebelumnya Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Budhi Herdi Susianto beberapa waktu lalu menduga maraknya pedagang di online shop yang menawarkan jasa pembuatan plat nomor aspal lantaran kini Pemporv DKI Jakarta memperluas kawasan untuk kebijakan ganjil genap.

“Kami mensinyalir dengan adanya perluasan ganjil genap, ada pihak-pihak yang memanfaatkan siotuasi ini untuk mengeruk keuntungan pribadi. Plat tersebut dijual melalui online shop ternama, dijual dengan kisaran harga Rp20 juta sampai Rp25 juta,” klata Budhi, Jumat (23/8/2019).

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengeluarkan Intruksi Gubernur (Ingub) nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara dengan tujuan mengatasi polusi udara di Ibu Kota. Salah satu terobosannya adalah memperluas kebijakan ganjil genap menjadi 25 ruas jalan.

Ganjil genap ini hanya berlaku untuk mobil, sementara motor dan kendaraan tertentu dikecualikan. Masa uji coba sejak 12 Agustus 2019 dan akan mulai permanen pada 9 September 2019. (yendhi/yp)