Sunday, 22 September 2019

Semoga DPRD Baru Tak Memble

Senin, 26 Agustus 2019 — 6:06 WIB

HARI ini, Senin (26/8/2019), 106 anggota Dewan resmi dilantik di Gedung DPRD DKI Jakarta. Sederet harapan warga dan persoalan yang melilit ibukota menjadi tantangan mereka untuk dituntaskan bersama Gubernur Anies Baswedan.

DPRD provinsi adalah lembaga perwakilan rakyat daerah yang berkedudukan sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah provinsi. Mereka anggota partai politik yang dipilih melalui pemilihan umum. Dan memiliki fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.

Seabrek problematik klasik yang dari masa ke masa mebekap Jakarta dan belum bisa dituntaskan yakni kemacetan, banjir, sampah, pengangguran, polusi udara dan lainnya.

Anies saat di hadapan peserta ASEAN Leaders Programme membenarkan persoalan banjir dan kemacetan sebagai persoalan utama Jakarta.

Selain itu, biaya hidup, akses air bersih, lapangan pekerjaan atau pengangguran, lalu pendidikan dan kesehatan juga menjadi permasalahan.

Bukan itu saja, anggota Dewan yang baru juga memilki tugas khusus yakni memilih wakil gubernur. Setelah ditinggal Sandiaga Uno yang mundur karena fokus kampanye sebagai wakil presiden, kursi DKI 2 berlama-lama dibiarkan kosong-melompong.

Anies sebagai gubernur siap berkerjasama dengan siapa pun yang dipilih dewan sebagai wakil gubernur. Dan partai pengusung dalam hal ini Gerindra dan PKS sebenarnya telah mengusulkan Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu (keduanya kader PKS) sebagai calon wakil gubernur.

Nyatanya DPRD belum sanggup menentukan siapa pengganti Sandiaga. Tarik menarik diantara anggota Dewan sangat kuat, sehingga kursi wakil gubernur terkatung-katung dan Anies dibiarkan terus ‘menjomblo’.

Persoalan lain yang segera dijawab DPRD baru yakni terkait saham bir Pemprov DKI Jakarta di PT Delta Djakarta. Anies sudah bolak-balik bersurat ke Dewan menginginkan saham bir dijual untuk membangun jaringan pipa air bersih, tetapi tidak ada respons.

Alih-alih menyetujui, Dewan diam seribu basa dan ogah menanggapi. Anies pun mengancam tidak akan memasukkan dividen bir pada 2019 senilai Rp100 miliar lebih ke kas daerah.

DPRD dan kepala daerah di mana-mana, termasuk di Jakarta sering tidak sejalan dalam bersikap. Mereka kadang lebih mementingkan pribadi maupun kelompok dibandingkan urusan rakyat yang memilihnya.

Kini di pundak DPRD baru dan tentunya bersama Anies sederet persoalan yang melilit Jakarta diharapkan bisa segera teratasi. Dan semoga kinerja anggota Dewan baru tidak memble. @*

Terbaru

Muazin Ahmad Bin Saad, meninggal usai azan Isya di Masjid Annur Felda Teloi Timur, Malaysia.(facebook)
Minggu, 22/09/2019 — 10:06 WIB
Muazin ini Meninggal Usai Kumandangkan Azan Isya
Kue nastar.(facebook)
Minggu, 22/09/2019 — 9:09 WIB
Yuk Bikin Kue Nastar, Ini Resepnya!