Sunday, 22 September 2019

Gara-Gara HP, Kuli Bangunan Berani Jadi Aktor Video Porno

Kamis, 5 September 2019 — 7:07 WIB
NID-05-9

HP canggih android ternyata mampu mengubah perilaku Samingun, 20, dari Jember. Meski pekerjaan sehari-harinya hanya jadi kuli bangunan, mampu beli smartpone yang kemudian dibuat ngrekam adegan mesumnya bersama pacar. Tentu saja orangtua Tiyah, 16, tidak terima dan Samingun ditangkap polisi.

Sekarang ini HP canggih android membuat anak muda milenil kecanduan. Ke mana-mana HP-nya nempel di tangan. Di mesjid Kaveling DKI Cipayung Jaktim, ada seorang jemaahnya yang maniac HP. Baik saat menuju ke mesjid maupun pulangnya, HP selalu nempel di tangan, dibuka sepanjang jalan. Di mesjid pun, sambil menunggu muadzin komat, dia selalu buka-buka HP-nya. Baru berhenti sebentar saat salat berjamaah dimulai.

Kuli bangunan Samingun warga Sumberjambe Jember ini idem dito. Di kala ngaduk semen dengan pasir, suka terhenti gara-gara lihat WA di HP-nya. Pas istirahat jam 12.00 juga begitu, sambil makan pakai sendok tentunya, tangannya selalu sibuk main di layar HP-nya. Sampai pernah ditegur mandornya, “makan dulu, memangnya main HP bikin kenyang?”

Tapi Samingun tak peduli, sebab itu harta satu-satunya yang paling berharga. Dia mengumpulkan serupiah demi serupiah untuk membeli HP seharga Rp 2 jutaan tersebut. Dan cita-citanya paling spektakular, kapan-kapan ingin buat kenang-kenangan istimewa bagi si doi pacarnya. Apa wujudnya kenang-kenangan itu?

Dia ingin main suami istrian, lalu adegannya direkam sebagai kenang-kenangan. Ternyata ketika idenya ini disampaikan kepada Tiyah, yang bersangkutan tak berkeberatan. Ya sudah, sambil berasyik masyuk di samudera asmara, HP canggih Samingun terus bekerja, merekam semua adegan secara lengkap.

Tapi gambar itu ternyata tak hanya dijadikan dokumen pribadi. Dengan sembrono Samingun memposting ke grup WA, tentu saja jadi geger. Tambah geger lagi ketika orangtua Tiyah melihat gambar itu. Dia tak terima anak perempuannya dibegitukan. Jangankan masih taraf pacaran, sudah suami istri pun tak rela adegan pribadi ditonton publik.

Maka Samingun dilaporkan ke polisi dan ditangkap. Sekarang kuli bangunan itu tinggal menyesali nasib. Dia tak tahu bahwa sebarkan gambar porno bisa kena pasal ITE. Apa lagi dia bisa kena tuduhan ganda, ya pelakunya, ya penyebarnya.

Kuli bangunan jangan hanya ngerti ngaduk semen dan pasir lho ya. (gnarso ts)