Sunday, 15 September 2019

Setuju Revisi UU KPK, PDIP Sebut Untuk Perbaikan

Jumat, 6 September 2019 — 11:25 WIB
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto.(ikbal)

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto.(ikbal)

JAKARTA – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menilai usulan revisi undang-undang Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) bertujuan sebagai perbaikan kinerja lembaga antirasuah itu agar semakin baik.

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengatakan partainya melihat bahwa ketika seluruh fraksi di DPR-RI dengan bulat ingin melakukan sebuah perubahan, itu dilakukan melalui sebuah evaluasi. Dan dari evaluasi itulah bisa dilihat bagaimana spirit baik yang ada.

“Semua dalam semangat untuk perbaikan,” kata Hasto dalam keterangan tertulis, Jumat (10/9/2019).

PDI Perjuangan memganggap revisi itu ditujukan agar pengawasan semakin diperkuat dan mengedepankan pencegahan tindak korupsi. Menurut Hasto hal itu sejalan dengan pidato Presiden Joko Widodo saat berbicara di pidato kenegaraan pada 16 Agutus lalu.

“Ada juga spirit untuk meningkatkan sinergitas antar lembaga penegak hukum, tapi sekaligus untuk memperbaiki,” tandasnya.

Hasto menyebut di masa lalu ada berbagai kelemahan dalam wujud penyalahgunaan kekuasaan, bisa dilihat ada berbagai bentuk kepentingan-kepentingan politik yang mewarnai dari keputusan yang diambil. Pada saat bersamaan ada kasus-kasus yang tidak dilanjutkan, imbuhnya.

“Jadi revisi ini semuanya dalam semangat untuk perbaikan,” ucapnya.

Diketahui, rapat paripurna DPR 5 September 2019 telah mengesahkan kelanjutan pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU KPK) yang diusulkan Badan Legislasi DPR. Semua fraksi yang hadir menyatakan persetujuan pembahasan RUU itu. (ikbal/tri)