Sunday, 22 September 2019

Sedih..Pria Sematkan Cincin Kawin ke Kekasih yang Sekarat dan Siap Sumbangkan 12 Organ Tubuhnya

Selasa, 10 September 2019 — 7:29 WIB
sematkan

CHINA – Kecelakana maut memupus mimpi dua insan ini untuk bersanding di pelaminan. Meski begitu, sesaat sebelum ajal menjemput dan organ si gadis didonorkan, sang pemuda menikahinya.

World of Buzz melaporkan kecelakaan itu terjadi pada 22 Agustus 2019. Wanita pengendara sepeda motor tabrakan dengan mobil van di Taipei, Taiwan. Perempuan 32 tahun itu pun dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis

Tim dokter memerkirakan gadis itu tak akan bisa bertahan lama. Cedera parah membuatnya diperkirakan hanya akan bertahan 3 hari saja.
Mengetahui kabar itu, Lin serasa hancur. Meski menyadari peluang hidup perempuan yang dicintainya tak besar, ia dan keluarga wanita itu berharap keajaiban datang.

Lin juga menyadari keinginannya menikah dengan wanita impiannya itu. Maka, ia kemudian membeli cincin kawin meski belum mengetahui pasti bisa tidaknya ia menikah mengingat kondisi gadisnya yang luka parah.

Namun, cedera gadis itu ternyata terlaku parah. Ia meninggal setelah tiga hari dirawat di rumah sakit.

Meski sedih mendalam, keluarga memutuskan mendonorkan 12 organ wanita itu. Termasuk jantung, hati, kornea, kulit dan pembuluh darah.

“Jika dia sudah sekarat, dia akan meninggal dunia. Namun ia tetap bisa menyelamatkan banyak orang. Organ-organnya akan diberikan kepada mereka yang membutuhkannya dan banyak orang akan menyukainya,” kata ibu wanita itu kepada China Press sambil berlinangan air mata.

Namun sebelum alat bantu dilepas dan dokter mengambil organ wanita itu, keluarga memberi kesempatan pada Lin untu memberi ucapan selamat tinggal yang terakhir kali pada kekasihnya.

Lin datang dengan mengenakan baju merah, warna yang sama dengan yang dikenakan gadis yang menjadi mempelai wanitanya. Ia mendekat ke tempat tidur perempuan yang amat dicintainya itu. Ia menyematkan cincin kawin ke jari kekasihnya.

“Kita akhirnya bisa menikah,” ucapnya perlahan.

Suasana haru pun menyeruak di kamar rumah sakit itu. Cinta sejati ini, agaknya dibawa mati. (yp)