Monday, 16 September 2019

Dibangun di Tanggul Sungai Cimanuk, Puluhan Bangunan Dirobohkan Satpol PP

Rabu, 11 September 2019 — 14:35 WIB
Puluhan bangunan rata dengan tanah dibongkar Satpol PP Indramayu. (taryani)

Puluhan bangunan rata dengan tanah dibongkar Satpol PP Indramayu. (taryani)

INDRAMAYU – Puluhan bangunan   di Tanggul Sungai Cimanuk, tepatnya di  jalan Murah Nara Kecamatan Sindang dan jalan Veteran Kecamatan Indramayu, dibongkar jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Rabu (11/9/2019) .

Usia bangunan  yang dibongkar itu ada yang sudah mencapai puluhan tahun dengan berbagai bentuk, ada yang bentuknya bangunan darurat,  ada juga  bangunan semi permanen dan permanen.

Pembongkaran bangunan di jalan Veteran  sempat diprotes  seorang ibu  rumah tangga. Ia menolak rumahnya dibongkar petugas sementara  ada  bangunan lain  yang lebih permanen dan bagus namun belum dibongkar aparat.

“Bangunan yang itu belum dibongkar,  masa rumah saya  yang jelek begini mau dibongkar,” katanya.

Sekretaris Satpol PP Indramayu, H. Hamami AG dihubungi poskotanews.com  di lokasi pembongkaran, menerangkan, Satpol PP Indramayu sebelum membongkar bangunan yang berdiri di tanggul Sungai Cimanuk itu terlebih dahulu melayangkan surat pemberitahuan kepada para  pemilik bangunan.

“Surat pemberitahuan pembongkaran bangunan sudah dilayangkan  kepada para pemilik bangunan sejak 2 bulan silam,” katanya.

Surat itu isinya memberitahukan kepada para pemilik bangunan agar segera membongkar sendiri bangunan  yang berdiri di jalan Murah Nara Kecamatan Sindang dan jalan Veteran Kecamatan Indramayu.

Apabila bangunannya tidak dibongkar sendiri,  maka bangunan itu akan dibongkar jajaran Satpol PP Indramayu. “Kami hanya sebagai pelaksana eksekusi pengosongan lahan saja,” katanya.

Soal rencana selanjutnya,  berkaitan pemanfaatan, setelah lahan itu dikosongkan dalam eksekusi kali ini ujar Hamami AG, hal itu  sepenuhnya menjadi kewenangan  Satuan  Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait. “Bukan wewenang kami soal pemanfaatan lahan yang telah dikosongkan itu,” katanya.

Hamami AG mengemukakan, kebanyakan pemilik bangunan di tanggul Sungai Cimanuk itu membongkar sendiri bangunannya.  Kecuali apabila pemiliknya sedang tidak ada di tempat,  maka bangunan tersebut dibongkar aparat Satpol PP Indramayu.

Pemantauan Pos Kota,  pembongkaran terhadap bangunan  yang tidak ada pemiliknya dilakukan dengan cara menarik tiang bangunan menggunakan kawat baja yang digerakkan mobil dinas.

Dalam sekali tarik saja bangunan itu langsung roboh. Setelah bangunan itu roboh  dilakukan pembersihan sisa-sisa material bangunan  yang diangkut menggunakan truk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Indramayu.

Pembongkaran bangunan oleh pemiliknya sendiri cenderung dilakukan dengan cukup hati-hati. Terlebih ketika menurunkan atap bangunan berupa genteng, seng maupun asbes termasuk  jendela kaca dan barang becak belah lainnya. (taryani/tri)