Monday, 16 September 2019

Gubernur Banten dan Santri Bacakan Alfatihah Untuk Almarhum BJ Habibie

Rabu, 11 September 2019 — 22:59 WIB
Gubernur Banten Wahidin Halim bersama santri  di Ponpes La Tansa Daarul Qolam,  Cipanas, Lebak.

Gubernur Banten Wahidin Halim bersama santri di Ponpes La Tansa Daarul Qolam, Cipanas, Lebak.

SERANG  – Gubernur Banten Wahidin Halim menyampaikan ucap duka sedalam-dalamnya serta turut berbelasungkawa atas wafatnya Presiden RI ke-3 Prof BJ Habibie. “Innalilahi wainailaihi rajiun, mari kita do’akan almarhum BJ Habibie semoga ditempatkan disisi Allah SWT.

Ucapan duka cita diucapkan Gubernur Banten usai Shalat Magrib berjamaah di Pondok Pesantren La Tansa Daarul Qolam, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, dalam bagian rangkaian perjalanan safari pembangunan Gubernur Banten ke seluruh pelosok Banten, Rabu (11/9/2019).

Gubernur juga mengajak para santri untuk membacakan Surat Al Fatihah untuk almarhum BJ Habibie. Gubernur juga mengajak kepada jajaran aparatur Pemerintah Provinsi Banten serta seluruh komponen masyarakat agar turut mendo’akan semoga almarhun ditempatkan di sisi Allah SWT.

Gubernur juga menghimbau seluruh masyarakat Banten melaksanakan Shalat Ghaib untuk mantan Presiden RI ke-3 tersebut. “Mari kita bersama-sama melaksanakan shalat ghoib untuk panutan kita, Bapak BJ Habibie,” kata Gubernur.

Usai melaksanakan shalat, Gubernur juga memberikan pesan kepada para santri dan ustadz, yang hadir memenuhi Masjid La Tansa dan menyatakan jika Pesantren La Tansa ini sudah banyak mencetak santriwan santriwati pintar yang berakhlakul karimah.

Hal ini sangat  dibutuhkan di saat jaman serba digital seperti sekarang ini. Sudah menjadi hal yang lumrah jika saat ini banyak yang sudah kecanduan gadget dan tidak sedikit dari mereka yang terkontaminasi oleh hal-hal negatif, bahkan ada yang lupa tadarus Al Qur’an demi bermain game, internetan atau media sosial.

Selanjutnya dikatakan Gubernur, tapi ketika dirinya  hadir bersama di sini, ia merasakan optimisme karena ternyata disini adalah tempat yang istimewa untuk mengenyam pendidikan agama dan meningkatkan kualitas iman dan taqwa kita.

“Mengikuti perkembangan era globalisasi yang serba digital tapi kita tidak boleh mengurangi kadar ukhuwah islamiyah kita, jangan sampai karena gadget dan game kita lupa al qur’an, lupa sholat, menebar berita hoax” saran WH pada ribuan santri La Tansa.

Dalam kesempatan tersebut, Wahidin Halim juga mengajak seluruh masyarakat Banten agar memasang bendera setengah tiang sebagai tanda berkabung Nasional  selama 3 hari berturut-turut. (haryono)