Sunday, 22 September 2019

Proyek Pembangunan Pabrik Minyak Sawit Dihentikan Wakil Walikota Bekasi

Rabu, 11 September 2019 — 18:19 WIB
Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto, saat meninjau bangunan pabrik yang dikeluhkan warga. (saban)

Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto, saat meninjau bangunan pabrik yang dikeluhkan warga. (saban)

BEKASI –  Proyek pembangunan pabrik minyak sawit PT Priscolin di Kelurahan Pejuang, Medansatria, dihentikan Wakil Walikota Bekasi, Rabu (11/09/2019).

“Saya minta manajemen mengurus dulu perijinannya,” ujar Tri Adianto  Wakil Walikota Bekasi, saat meninjau lokasi proyek.

Peninjauan itu menindaklanjuti laporan warga RW 024, Kelurahan Pejuang, Medan Satria  yang menyebutkan ada bangunan pabrik baru yang belum memiliki ijin di lingkungan PT. Priscolin.

Pada kunjungannya ke PT. Priscolin (Cooking Oil and Bio Industrial),  Rabu (11/9/2019). Mas Tri, sapaan akrab wakil wali kota Bekasi menemui manajemen PT. Priscolin.

Manajemen menjelaskan, bangunan baru ini akan digunakan sebagai produksi pakan ternak yang akan diproduksi oleh perusahaan rekanan. Namun setelah dicecar mengenai ijin bangunan, manajemen PT. Priscolin tidak bisa menjawab.

Tri Adhianto yang didampingi oleh Camat Medan Satria dan Lurah Pejuang mempertanyakan ijin mendirikan bangunan gedung yang telah berdiri sekitar 80% ini.

“Bangunan saat ini belum dioperasikan Pak, masih dalam tahap pembangunan,” jelas pihak manajemen.

“Iya, bukan operasionalnya yang saya maksud. Ini ijinnya bagaimana? IMB nya? Saya lihat bangunannya sudah berdiri 80%,” timpal Mas Tri sewot.

Namun pihak manajemen tidak bisa menjelaskan dengan baik terkait ijin.

Selang beberapa saat, Tri Adhianto meminta proses pembangunan untuk segera dihentikan, dan meminta segera manajemen perusahaan untuk mengurus ijinnya terlebih dahulu.

“Saya meminta, per hari ini juga proses mendirikan bangunan dihentikan, nanti saya akan meminta PPNS dan Satpol PP untuk ke sini (PT. Priscolin), tolong dijamu,” tutup Tri sebelum meninggalkan lokasi.

Selain ke pabrik minyak sawit, Wakil Walikota juga mengunjungi pabrik kecap PT Bumi Alam Segar dan Prakarsa Alam Segar  yang dikeluhkan warga. (saban)