Sunday, 22 September 2019

Turun Dari Kereta, Pria Diduga Pengedar Sabu Ditangkap di Stasiun

Rabu, 11 September 2019 — 17:54 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

LEBAK – Tak hanya Pelabuhan Merak, kota Cilegon, Stasiun Kereta Api Rangkasbitung, Kabupaten Lebak juga rawan dijadikan jalur pengiriman narkoba.

Kerawanan ini terungkap,  menyusul tertangkapnya DA (25) warga Desa Cijoro Lebak, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

Tersangka DA diamankan petugas Satresnarokoba Polres Lebak sesaat setelah turun dari kereta api di Stasiun Rangkasbitung, Selasa (10/9/2019) sekitar pukul 20.30 WIB.

Dari tersangka buruh harian lepas ditemukan serbuk kristal bening yang diduga sabu seberat hampir 1 ons dari dalam ransel. Tidak hanya sabu dan ransel, petugas juga mengamankan handphone milik tersangka.

Kapolres Lebak AKBP Dani Haryanto mengatakan pengungkapan tersangka yang diduga sebagai pengedar sabu ini bermula dari adanya informasi masyarakat.

Berbekal informasi, tim resnarkoba yang dipimpin AKP Asep Jamal langsung bergerak untuk menangkap pelaku di stasiun Rangkasbitung.

Sekitar pukul 20.30, tersangka yang ditunggu itupun terlihat turun dari kereta yang datang dari arah Jakarta mengenakan ransel. Karena dicurigai membawa barang terlarang, petugas sempat menguntit dan akhirnya mengamankan tersangka.

“Ppetugas langsung melakukan penggeledahan dan ditemukan satu plastik besar berisi kristal putih yang diduga sabu. Selain itu turut diamankan handphone milik tersangka,” ungkap Kapolres kepada poskotanews.com melalui handphone, Rabu (11/9/2019).

Berbekal dari barang bukti tersebut, tersangka langsung diamankan ke Mapolres Lebak untuk dilakukan pemeriksaan. Kapolres juga menyebutkan, setelah ditimbang plastik bening berisi kristal putih memiliki berat 99,16 gram atau hampir 1 ons.

“Tersangka saat ini masih dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui dari mana barang tersebut diperoleh. Untuk memastikan barang tersebut adalah sabu, kami akan lakukan uji laboratorium,” terang Kapolres. (haryono/tri)