Sunday, 22 September 2019

Bisnis Seblak Bangkrut, Pelaku Curanmor Nekad Mencuri Buat Modal Usaha

Kamis, 12 September 2019 — 16:42 WIB
Kapolsek Limo Kompol Iskandar didampingi Kanit Reskrim Iptu Nirwan Pohan menangkap pelaku curanmor (angga)

Kapolsek Limo Kompol Iskandar didampingi Kanit Reskrim Iptu Nirwan Pohan menangkap pelaku curanmor (angga)

DEPOK –  Setelah gagal bisnis makanan seblak, D (24) pelaku pencuri motor yang diamankan Polsek Limo mengku mencuri buat modal usaha kembali.

“Mencuri motor baru tiga kali, sebelumnya motor Suzuki Smash dan Honda Supra dijual dengan cara di kiloin besi bekas dihargai satu unit motor Rp350 ribu,”ujar pelaku kepada Poskota didampingi penyidik Reskrim di Mapolsek Limo, Kamis (12/9/2019) sore.

Bapak tiga anak  yang tidak sekolah ini mengaku mencuri motor untuk mencari tambahan penghasilan untuk memenuhi kehidupan sehari-hari.

“Selain biaya hidup sehari-hari dari keuntungan yang didapat dari mencuri motor, juga uangnya disisihkan untuk modal usaha kembali. Sebelumya usaha makanan seblak di Pondok Cabe gagal alias bangkrut,”katanya.

Saat  mencuri, ia  mengajak ketiga temannya yang baru kenal. “Ada temennya yang dikenal saat mengamen di Pondok Cabe. Pelaku mengajak untuk mencuri motor dan hasil dibagi rata,”tambahnya.

(Baca: Spesialis Curanmor Babak Belur Dihakimi Massa)

Sewaktu mencuri D dalam pengaruh minuman keras. Saat mau mengambil motor, ia terjatuh dan pemilik rumah langsung teriak  sehingga massa berdatangan.

Terpisah Kapolsek Limo Kompol Iskandar mengatakan pelaku mencari sasaran motor yang terparkir di depan teras rumah dalam keadaan tidak terkunci.

“Ketiga motor yang dicuri pelaku selalu dicari tidak dalam dikunci. Dan mencari target secara mobile,” tutupnya. (angga/tri)