Sunday, 22 September 2019

Dikabarkan Hilang, Guru Pramuka Jadi Korban Kecelakaan Beruntun Tol Cipularang

Kamis, 12 September 2019 — 17:47 WIB
hilang

BEKASI –  Guru Pramuka yang dilaporkan hilang, ternyata menjadi salah satu korban tewas kecelakaan di Jalan Tol Cipularang, pada Senin (2/09/2019) lalu.

Sontak kabar duka itu membuat geger warga Perumahan Vila Mas Garden Jalan Batu Hitam RT 06 RW 09, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi. “Kami tidak menyangka kalau Umayah Ulfa  menjadi korban kecelakaan,” ujar Heru, salah satu warga di sana.

Menurutnya, Umayah memang dikabarkan hilang setelah mengajar Pramuka di.Bandung. Ternyata, dia menjadi salah satu korban kecelakaan maut Tol Cipularang KM 91.

Novianto, Ketua RT 006/09 Perwira  Bekasi Utara,  di  rumah Umayah Ulfa,  mengatakan bahwwa keluarga korban semula menduga Ulfa, sapaan akrab Umayah Ulfah, hanya sempat dikabarkan hilang ketika usai mengajar Pramuka di daerah Bandung, Jawa Barat.

“Dia pergi berdua dengan temannya, dan hanya dikabarkan hilang karena belum pulang sejak Minggu (1/9/2019) lalu,” kata Novianto di rumah duka Blok E Nomor 226, Kamis (12/9/2019).

Dari kabar hilangnya Ulfa yang tak kunjung pulang, akhirnya Novianto bersama warga setempat membuat laporan ke kepolisian. “Ya, sempat kami cari, saya dan keluarga juga warga sini cari Ulfa, namun tidak ada informasi apapun yang kami terima,” ujar dia.

Setelah mengetahui kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 91, akhirnya pihak keluarga kata dia meminta untuk polisi menyelidiki identitas Ulfa. “Dikasih datanya waktu itu hari Jumat (6/9/2019) dan baru keluar hasil DNA-nya hari ini tadi pagi, (Kamis),” imbuhnya.

Rencananya, kata Novianto, jenazah Ulfa akan dipulangkan dari Rumah Sakit Polri Kramat Jati bersamaan dengan tiga korban lainnya pada pukul 14.00 WIB nanti. “Pokoknya siang dari rumah sakit, dan akan di kuburkan di TPU Perwira,” tandasnya.

Korban Umayah merupakan anak kedua dari dua bersaudara berkat pernikahan H Nursidik, 53 dan Siti Masripah, 50. Kakaknya bernama Anis.

Kecelakaan beruntun terjadi di Km 91 Tol Cipularang beberapa lalu, melibatkan 20 kendaraan dan 8 orang korban tewas. 4 orang berhasil diidentifikasi sejak awal sementara 4 lainnya belum kala itu.

Sementara terdapat belasan korban luka-luka dalam insiden itu dimana delapan diantara korban luka juga merupakan warga Kota Bekasi yang usai mengisi aktifitas liburan keluarga di Bandung, Jawa Barat.

Dalam insiden ini, polisi telah menetapkan dua orang tersangka yaitu S dan DH. S merupakan pengemudi truk yang mengalami rem blong hingga menabrak kendaraan yang berhenti. Sementara DH pengemudi truk yang terguling yang meninggal dunia di lokasi kejadian. (saban/win)