Sunday, 15 September 2019

Katanya Susah Dinasehati, Tapi kok Malah Dinikmati? (II)

Kamis, 12 September 2019 — 16:16 WIB
NID-12-9

Tadi pagi kita sudah tau bagaimana Sarif sok menasehati ke anak tirinya yang cakep di sini Katanya Susah Dinasehati, Tapi kok Malah Dinikmati?

Tapi itu sepertinya cuma modus. Kita buktiin yok…

Saking kesalnya, Sarif sampai tunjuk hidung. “Kamu ini gadis cantik, kalau sampai di jalan dibuntingi orang, apa nggak bikin malu keluarga Sarif berikut jajarannya?” Tapi lagi-lagi Lasminah tak peduli. Katanya, siapa pula berani menghamili dirinya?

Uniknya, meskipun suka beroposisi pada ayah tiri, anak itu tak pernah sungkan minta uang pada Sarif. Kali ini si ayah tiri hendak bertindak tegas, sekaligus memanfaatkan peluang.

“Boleh, tapi kamu harus tahu bagaimana rasanya dihamili orang,” kata Sarif sembari mendekap tubuh mulus anak tirinya.

Meski Sarif bertubuh kecil, tapi tenaganya gede juga, segeda nafsunya. Maka dalam sekali gebrakan, anak itu langsung bertekuk lutut. Selesai melepaskan hajat dan hasrat, anak tirinya diberi uang Rp50.000,- dengan pesan jangan bilang ke siapa-siapa, termasuk LSM.

Tapi remaja yang merasa badan remuk habis “dihajar” habis-habisan oleh ayah tiri, tak mempedulikan imbauan tersebut. Dia segera mengadu kepada ibunya.

Tentu saja Ny. Rusiah kaget, sehingga langsung saja kelakuan suaminya dilaporkan ke Polsek Gadingrejo. Dalam pemeriksaan Sarif mengaku, terpaksa menggauli anak tirinya karena susah dinasihati.

Ini namanya dungu, susah dinasihati kok malah dinikmati sendiri. (gunarso ts)