Monday, 16 September 2019

Saat Pemakaman BJ Habibie Diberlakukan Rekayasa Lalu Lintas

Kamis, 12 September 2019 — 5:25 WIB
Jenazah almarhum Presiden ke-3 RI, BJ Habibie tiba di rumah duka Patra Kuningan, Jakarta Selatan (rihadin)

Jenazah almarhum Presiden ke-3 RI, BJ Habibie tiba di rumah duka Patra Kuningan, Jakarta Selatan (rihadin)

JAKARTA – Jenazah almarhum Prof BJ Habibie akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan tengah dilakukan hingga Kamis (12/9/019)

Berbagai persiapan prosesi pemakaman Presiden Republik Indonesia ketiga, Bacharuddin Jusuf Habibie atau BJ Habibie di TMP Kalibata, Jakarta Selatan sudah dilakukan.

Menurut anggota Sub Garnisun Jakarta Selatan, Dasril Z makam pria yang dikenal sebagai Bapak Demokrasi itu akan menempati Blok M TMP Kalibata.

Proses penggalian, persiapan pemakaman juga meliputi pengeras suara hingga penataan tendadan kursi bagi tamu negara yang hadir juga sudah dipersiapkan.

 

Pada prosesi pemakaman nanti Presiden dan Wakil Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) dan wakil Presiden Jusuf Kalla bersama pejabat tinggi negara akan hadir, begitu juga dengan tamu kehormatan negara dan duta besar negara sahabat.

 

Untuk itu, pada saat pemakaman nanti pihak kepolisian akan memberlakukan rekayasa lalu lintas. Jarak rumah duka sampai TMP Kalibata sekitar 3 km. Hal itu diakui oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Bastoni Purnama.

 

“Nanti, mulai dari rumah duka hingga Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan pada Kamis (12/9) akan diberlakukan rekayasa lalulintas. Selama proses pemakaman berlangsung, seluruh ruas Jalan Kalibata Raya, baik dari arah Kramat Jati menuju Pancoran maupun sebaliknya ditutup total,” jelas Bustomi.

 

Bukan hanya itu saja, rekayasa lalu lintas sekaligus pengalihan lalu lintas di sekitar TMP Kalibata tidak ditetapkan permanen. Pengaturan ini dilakukan lantaran pemakaman pria yang disebut sebagai Bapak Demokrasi itu rencananya akan dihadiri langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo dan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla sekaligus pejabat negara.

 

“Pengalihan arus sifatnya situasional, untuk penutupannya sepanjang TMP Kalibata dari lampu merah Kalibata kearah Pancoran, kemungkinan akan ditutup karena nanti banyak pejabat dan pelayat yang akan datang,” tambahnya. (wandi/win)