Sunday, 15 September 2019

Sepenggal Percakapan Nenek-Cucu Saat Memasang Bendera Setengah Tiang untuk BJ Habibie

Kamis, 12 September 2019 — 8:27 WIB
Bendera setengah tiang terpasang di depan pintu rumah-rumah di perumahan di Ciracas, Jakarta Timur. (yp)

Bendera setengah tiang terpasang di depan pintu rumah-rumah di perumahan di Ciracas, Jakarta Timur. (yp)

JAKARTA – Hari masih pagi ketika perempuan tua itu membantu cucu lelakinya. Mereka saling bantu memasang bendera merah putih setengah tiang di depan rumahnya di sebuah perumahan di Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (12/9/2019).

“Cucu saya ini yang mau sendiri memasang bendera untuk Pak Habibie,” ujar Ibu Sulidjo sambil tersenyum melihat anak lelaki 11 tahun yang sibuk mengikat tali bendera ke tiang bambu yang juga dicat merah-putih. “Saya setuju, sudah benar itu. Pak Habibie layak kok dapat penghormatan.”

Sambil sibuk, keduanya asyik berceloteh. Si nenek menceritakan kepiawaian Habibie membuat pesawat. Sementara si cucu meledek neneknya yang menangis ketika menonton televisi tentang berita meninggalnya Presiden ke-3 RI itu.

“Saya memang tak kenal Pak Habibie tapi terharu sekali dengan kisah Pak Habibie dengan Ibu Ainun. Setia sampai mati,” ungkapnya. “Ternyata presiden kita itu ndak cuma pandai tapi juga setia, waaahh…”

Ia berharap Adit, cucu yang masih duduk di kelas I SMPN 150 Jakarta Timur itu bisa meneladani Habibie. “Tapi aku maunya jadi polisi, Mbah. Aku nggak pingin bikin pesawat,” ujar Adit.

nenek dan cucu pasang bendera setengab tiang - yp

Nenek dan cucu memasang bendera setengah tiang tanda duka cinta atas meninggalnya BJ Habibie. (yp)

Ibu Sulidjo tergelak. “Ndak perlu bikin pesawat kalau memang kamu ndak mau. Jadi polisi yang baik seperti Pak Habibie kan bisa,” katanya.

Pemantuan Poskotanews, banyak rumah-rumah memasang bendera setengah tiang sebagai tanda duka cita. Ini antara lain terpantau di Jalan Amanah, Pondok Ranggon, di kawasan Bulan Rantai, Kramatjati. Juga di permukinan warga di Condet.

“Disuruh ibu pasang bendera setengah tiang. Katanya, disuruh pemerintah. Kan lagi berduka, Pak Habibie meninggal,” ujar Sri, asisten rumah tangga di Condet Balekambang. (yp)