Monday, 18 November 2019

Jalan Baru Diperbaiki Kembali Rusak

Kamis, 26 Januari 2012 — 22:09 WIB
rusak-sub

PAMULANG (Pos Kota) – Warga dan pengguna jalan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menilai perbaikan jalan yang rusak di wilayahnya tak profesional, selain badan jalan kerap berlubang dan rusak juga baru beberapa bulan dihotmik dan diaspal sudah rusak lagi.

Tak hanya tidak tegasnya Pemkot Tangsel terhadap bangunan baru di pinggir jalan yang tak dilengkapi darinase atau saluran yang baik ikut menjadi penyebab kerusakan jalan.

“Yang jelas rekanan atau pemborong yang mendapatkan pekerjaan di Pemkot Tangsel tak profesional dan terkesan hanya mencari keuntungan besar saja,” kata NY. Liana, warga Pamulang, Tangsel, Kamis (26/1).

Menurut dia, hampir sebagian besar kerusakan badan jalan hanya akibat terkelupas hotmik atau aspal oleh genangan air saat hujan atau tersumbatnya saluran air. “Untuk kendaraan berat atau truk bertonase besar kebanyakan menggunakan jalan utama dan protokol,” ujarnya.

Lain halnya Wahyu, warga Bintaro, Kota Tangsel, yang menilai kurang tegas Pemkot Tangsel menindak dan membiarkan pemilik bangunan mendirikan rumah toko (Ruko) maupun tempat usaha di pinggir jalan tanpa memanfaatkan bahu jalan untuk parkir kendaraan juga menjadi persoalan serius.

Pasalnya, tambah dia, hampir sebagian besar  saat hujan atau air buangan pemilik Ruko atau tempat usaha ke saluran air yang lebih tinggi dari badan jalan membuat badan jalan selalu tergenang air dan cepat rusak. “Harusnya kalau tak ada lahan parkir izin bangunan Ruko atau tempat usaha tak dikeluarkan atau diberikan,” tuturnya kecewa.

PERBAIKAN 9 MILYAR

Sementara itu,    Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Sumber Daya Air Kota Tangsel, Dendy Priyandana, mengatakan pihaknya akan mengecek sejumlah kegiatan perbaikan dan pekerjaan jalan utama dan lingkungan termasuk protokol yang dikerjakan rekanan atau pemborong. “Bila ditemukan kerusakan jalan yang baru dikerjakan tentunya pihak rekanan atau pemborong tersebut harus memperbaiki secepatnya,” katanya.

Sedangkan, Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan, Dinas Binamarga dan Tata Ruang Propinsi Banten, Sulaiman Wahyudi, mengakui bahwa untuk perbaikan kerusakan badan Jl. Raya Serpong salah satu jalan Propinsi akan dilakukan perbaikan mulai April 2012 ini.

“Kami memang menyiapkan dana sekitar Rp 9 miliar untuk memperbaiki kerusakan badan jalan dan pengerukan saluran air yang ada di sepanjang ruas jalan tersebut sekitar 2,5 Km mulai dari pertigaan Gading Serpong hingga markas TNI Arhanud Serpong,” ujarnya. “Sambil menunggu hasil kegiatan lelang sekarang ini prbaikan hanya sebatas menambal saja.”

(anton/sir)

Teks Gbr- Kondisi badan Jl. Raya Serpong, Kota Tangsel sepanjang 2,5 Km yang rusak parah. (anton)