Wednesday, 11 December 2019

Persija Tundukkan Persipura

Rabu, 8 Februari 2012 — 0:14 WIB
kalah

YOGYAKARTA (Pos Kota) – Persija Jakarta menundukkan Persipura Jayapura 1-0 dalam lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) 2011/12 di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Selasa (7/2) sore. Kekalahan itu tak hanya membuat Mutiara Hitam kehilangan tiga poin, tetapi juga merusak rekor mereka sebagai tim tak terkalahkan dalam 10 laga terakhirnya.

Gol tunggal Persija dicetak kaptennya, Bambang Pamungkas melalui titik penalti semenit menjelang pertandingan berakhir. Wasit menunjuk titik putih di depan gawang Persipura setelah tangan bek Bio Paulin menyentuh bola di area kotak penalti.

Persipura yang diarsiteki Jacksen F. Tiago sejatinya bisa memenangi laga tersebut karena secara keseluruhan mereka mampu mengontrol jalannya pertandingan. Namun, buruknya penyelesaian akhir para striker Persipura membuat mereka gagal menyamakan kedudukan dari banyak peluang emas yang mereka dapat.

Peluang emas yang didapat Titutus Bonai maupun Alberto Goncalves misalnya, bisa diantisipasi kiper Persija, Andritani. Demikian juga sontekan Lukas Mandowen hanya mengenai mistar gawang Persipura. Padahal, kiper Anditani sudah keluar dari ‘sarangnya’.

Bambang Pamungkas usai pertandingan mengatakan, pertandingan ini membuktikan Persipura lebih baik dari Persija. “Tapi, dalam sepakbola tim yang mencetak gol dalam jumlah yang lebih banyak lah yang menjadi pemenangnya. Pertandingan masih banyak karena itu Persija masih banyak yang harus dibenahi,” kata dia.

Pelatih Persija, Iwan Setiawan, mengatakan, kemenangan Persipura sungguh luar biasa karena sejak tujuh tahun terakhir Macan Kemayoran tak pernah menang dari Mutiara Hitam. Walau demikian, Persipura tampil bagus dan kemenangan Persija seperti keberuntungan saja karena faktor penampilan kiper Andritani yang sangat cemerlang.

Dengan hasil itu, Persija menempati posisi ke-10 dengan pencapaian 13 poin. Sedangkan Persipura tetap kokoh di posisi puncak klasemen dengan nilai 24.

KERIBUTAN

Menjelang pertandingan berakhir, kedua kubu suporter yang berada di tribun timur sempat rusuh. Polisi terpaksa mengeluarkan sebagian suporter dari stadion guna mencegah kerusuhan yang lebih besar lagi.

Belum diketahui korban dalam kerusuhan tersebut. Namun, aksi saling lempar itu sedikitnya dua mahasiswa asal Papua yang kuliah di Yogyakarta, menderita bocor kepala akibat lemparan batu dari suporter berbaju oranye.(ian/b)