Thursday, 12 December 2019

Polri Usut Iklan Jasa Pembunuh Bayaran

Rabu, 7 Maret 2012 — 19:25 WIB
pradopo73

BANDUNG (Pos Kota) – Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo, mengaku siap melacak jasa pembunuh bayaran yang diiklankan secara jelas di dunia maya. Jasa iklan pembunuhan bayaran yang mengkalim sudah mendapat order dari Bandung itu mulai meresahkan warga Bandung.

“Kami akan melakukan penyelidikan serta menelusuri jasa iklan pembunuh bayaran di dunia maya.Kami sudah siap untuk mengusut kebenaran iklan tersebut,” kata Kapolri, kepada waratwan usai mendapat baret jingga Korps Paskhas AU, di Sulaeman, Kabupaten Bandung, Rabu.

Jika, kabar itu benar pihaknya tak segan-segan untuk meindaknya. “ Kami berharap masyarakat tak perlu resah dengan adanya iklan pembunuh bayaran,” tandasnya.

Tersiarnya kabar iklan pembunuh bayaran tadi setelah sejumlah warga di Bandung membuka situs di laman hitmanindonesia.wordpress.com. Ketika mengklik akan muncul iklan yang berbunyi “ Menyewakan Jasa Pembunuh Bayaran. Berikut penggalan isi tulisan itu.

Dalam situs itu pun tertulis metode eksekusi dapat direncanakan bersama atau anda langsung serahkan semuanya pelaku. Harga berbeda-beda tergantung sasaran dan tingkat kesulitan penghapusan jejak. Harga walikota tentu berbeda dengan harga pedagang alat elektronik tionghoa. Pembayaran dilakukan dengan uang tunai. Untuk sementara, kami hanya melayani sasaran di daerah kota Bandung,” tulisnya. Email yang dicantumkan di situs shinig4mi444@yahoo.com. Atau ke blog pembunuh-bayaran.blogspot.com.

Di tempat terpisah, Ketua DPRD Kota Bandung, Erwan, meminta supaya polisi segera melakukan penyelidsikan terhadap iklan yang menayangkan jasa pembunuh bayaran yang ada di dunia maya. Beredarnya situs itu sangat membuat masyarakat resah dan ketakutan. “ Kami meminta supaya Polri segera melakukan penelusuran dan berhasil membongkar pelaku ioklan tadi. Ini bisa membuat masyarakat takut,” tandasnya.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Abdulrahman Bakso, menegaskan, warga Bandung diharapkan tetap tenang sehubungan beredarnya jasa iklan pembunuh bayaran yang ada di dunia maya. “ Tidak perlu resah, kebenarannya belum tentu bisa dipercaya. Bahkan pelaku mengklaim sudah menerima pesanan dari Bandung tapi tak perlu resah,” tambahnya.(dono/b)

Teks : Kapolri Timur Pradopo

  • Tyaevalia

    kami selaku masyarakat tentu saja kuatir krn ini mslh nyawa yg tdk bs di ganti.jd utk para kapolri tlng berantas ini jaringan sampai akar- akarnya dan jgn tanpa rasa kasihan dlm menghukum mereka.krn mereka sungguh manusia siluman yg tdk punya perasaan sm sekali.