Saturday, 14 December 2019

Ketua Paradi Kota Bekasi Segera Ajukan Diri Jadi Balon Walikota

Rabu, 14 Maret 2012 — 16:34 WIB
mangara-sub

BEKASI (Pos Kota) – Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Bekasi, H.  Shalih Mangara Sitompul,  segera ajukan dirinya bakal calon (Balon) Walikota Bekasi lewat jalur independen. Meski syarat yang harus dilalui berat, Shalih yakin dirinya didukung masyarakat Kota Bekasi.

“Saya sudah mempersiapkan semua persyaratan yang ditentukan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Bekasi termasuk penggalangan dukungan 3 persen dari jumlah penduduk kota ini,” tegas Shalih, Rabu (14/3).

Saat ini, lanjutnya, sudah banyak dukungan masyarakat dengan menyerahkan fotocopy KTP maupun tanda tangan untuk mendukung dirinya. “Secara administrasi kami siapsampai 100 persen. Kami tetap cari dukungan terus, bukan hanya di 6 kecamatan saja tetapi juga sampai 12 kecamatan yang ada,” lanjut Shalih.

Memang syarat Balon Walikota Bekasi lewat jalur independen cukup berat. Pasalnya, balon harus mengumpulkan dukungan 3 persen suara dari jumlah penduduk Kota Bekasi.

Itu juga belum cukup, karena 3 persen suara harus tersebar minimabl di 6 dari 12 kecamatan yang ada. Suara yang didapat berdasarkan pengumpulan fotocopy KTP warga.

“Kalau saat ini jumlah warga Kota Bekasi sekitar 2,5 juta jiwa, paling tidak balon independen harus mengumpulkan sekitar 75 ribu fotocopy KTP. Karena ini merupakan syarat mutlak,” kata Ketua KPUD Kota Bekasi Hendy Irawan, Rabu (14/3).

Pengumpulan fotocopy KTP ini pun, lanjutnya harus tersebar di 6 kecamatan. Sementara di setiap kecamatannya, minimal 50 persen di tiap kelurahan yang ada di kecamatan tersebut. Syarat lainnya untuk balon independen adalah menyertakan dukungan berupa tanda tangan serta materai.

KPUD Kota Bekasi sendiri menjadwalkan pendaftaran serta pengambilan formulir bagi balon walikota jalur independen ini pada 5-8 Juli mendatang. “Sedangkan pada 8-27 Juli merupakan tahap verifikasi bagi balon independen ini,” kata Hendy.

Sementara untuk balon walikota usungan partai, pendaftaran pada minggu pertama Agustus namun belum ditentukan tanggalnya.  “Yang pasti nanti kami umumkan,” lanjutnya.

KPUD sendiri masih menunggu Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) dari Dukcapil Kota Bekasi untuk menentukan daftar pemilih tetap (DPT). “Untuk balon walikota jalur independen ini, baru terlihat satu pasang yakni Shalih Mangara S dan Anwar Anshori M. Mereka memang sudah berkonsultasi ke KPUD Kota Bekasi,” jelas Hendy.

(dieni/sir)