Friday, 06 December 2019

Laporan KDRT Meningkat

Kamis, 15 Maret 2012 — 0:21 WIB
iluslaporan

SERANG (Pos Kota) – Sepanjang Januari 2012, tercatat ada 12 kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)yang ditangani Polres Serang, Banten. Dari jumlah kasus KDRT yang ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), terbanyak berasal Kota Serang.

“Sebagian besar kasus KDRT yang kami tangani selama Januari berasal dari Kota Serang. Dua diantaranya melibatkan Pegawai Negeri Sipil,” ungkap Iptu Edi Susanto, Kaur Reskrim Polres Serang, dalam acara Sosialisasi Undang-Undang (UU) Nomor 23 tahun 2004, tentang penghapusan KDRT, Rabu (14/3).

Hadir pada acara tersebut Staf Ahli Walikota, Didi Nuryadi dan para peserta perwakilan dari setiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dilingkungan Kota Serang.

Dikatakan Edi, banyaknya laporan kasus KDRT oleh warga Kota Serang yang masuk ke Unit PPA disebabkan masyarakatnya lebih paham hukum dan berani untuk melaporkan kasus ini. “Bagi masyarakat pedesaan, masalah KDRT merupakan persoalan keluarga yang tabu untuk disampaikan keluar,” katanya.

Edi juga menyatakan, sejauh ini masyarakat sudah mulai memahami UU nomor 23 tahun 2004, hal ini terbukti dengan tingginya laporan ke Polres Serang. “Jika laporan kasus KDRT tinggi, ini menandakan masyarakat sudah paham, akan tetapi kasus ini sifatnya fluktuatif, kadang naik kadang turun,” katanya didampingi Kanit PPA, Ipda Suwarno.

Ditambahkan Edi, ada beberapa faktor terjadinya KDRT, namun yang paling dominan adalah masalah ekonomi keluarga. “Dari kasus laporan yang kami tangani, kebayakan KDRT ini terjadi pada perempuan,” katanya. (haryono/b)