Friday, 13 December 2019

Bogor Kembali Hidupkan Tradisi Ngubek Setu

Sabtu, 17 Maret 2012 — 16:31 WIB
ngubek-sub

BOGOR (Pos Kota) – Ngubek setu yang menjadi tradisi tahunan menjelang bulan puasa akan dihidupkan kembali oleh masyarakat Kelurahan Situ Gede Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor. Kali ini tradisi tersebut akan digelar dalam rangkaian memperingati Hari Jadi Bogor (HJB) Juni mendatang.

Untuk menghidupkan kembali tradisi tersebut Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Situ Gede menggandeng Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI)  Kota Bogor dan komunitas Masyarakat Cinta Bogor (MCB).

Untuk mematangkan rencana besar tersebut LPM Kelurahan Situ Gede menggelar diskusi di areal Situ Gede.

Diskusi diikuti Ketua  HPI dan Ketua MCB Bagus Karyanegara, Ketua LPM Situ Gede  Umar Sanusi, Mantan Kepala Desa Situ  Gede Djafar Sidiq, para seniman dan budayawan, para Ketua RW dan RT, kader PKK  serta  tokoh masyarakat Kelurahan setempat.

Ketua LPM Kelurahan Situ Gede Umar Sanusi mengatakan, ngubek setu atau nyebur ke situ untuk mengambil ikan  beramai-ramai beberapa tahun silam menjadi tradisi masyarakat Situ Gede.  “Biasanya kegiatan ini digelar seminggu menjelang puasa. Kali ini kita menggagasnya  dikaitkan dengan HJB, “ kata Umar.

Pesertanya ngubek setu, lanjut Umar, melibatkan ribuan warga tak hanya warga situ gede namun juga datang dari berbagai daerah di sekitar Bogor, seperti,  dari Kabupaten Bogor, Depok, Tangerang  dan Bekasi.

Mantan Kepala Desa Situ Gede Djafar Sidiq mengatakan, tradisi ngubek setu sempat terhenti beberapa tahun, karena keterbatasan dana. “Terakhir ngubek setu digelar semasa di Jabat Lurah Eko Prabowo tahun 2004,  setelah itu terhenti hingga sekarang, “ kata Umar.

Umar menyebutkan, terhentinya tradisi tahunan itu karena keterbatasan dana. Selain  itu  kegiatannya belum bisa dikemas menjadi agenda wisata. “ Sejauh ini  Situ Gede hanya sebatas simbol saja sebagai satu objek wisata, tapi belum bisa terjual, padahal memiliki potensi yang bisa dijual dalam menunjang pembangunan kepariwisataan di Kota Bogor, “ungkapnya.
Oleh karena itu Djafar menyambut baik gagasan Ketua LPM Situ Gede yang menggandeng HPI dan MCB untuk menghidupkan kembali tradisi ngubek setu yang dikaitkan dengan HJB.

“Kita berharap adanya kerjasama dengan HPI dan MCB, tradisi ngubek setu bisa dikemas menjadi agenda wisata Kota Bogor, “ kata Djafar.

Sementara itu ketua HPI Bagus Karyanegara (BK) menyatakan kesiapanya untuk menghidupkan kembali tradisi ngubek setu. Tak hanya ngubek setu,  kami juga siap menghidupkan kembali situ gede, menjadi objek wisata Kota Bogor yang bisa mengundang wisatawan datang ke sini, “ kata BK yang juga Ketua MCB.

Untuk mematangkan rencana ini, lanjut BK, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Bogor. “ Kita akan datang langsung ke Pak Walikota Bogor untuk membicarakan rencana ini. Saya yakin Pak wali pasti setuju, “ ujarnya.

(yopi/sir)

Foto-Istimewa