Monday, 09 December 2019

Banjir Landa Kampung Melayu Belum Surut

Selasa, 3 April 2012 — 18:59 WIB
layu34

JATINEGARA (Pos Kota) – Akibat luapan air Sungai Ciliwung kembali menerjang ratusan rumah warga di Kelurahan Bidara Cina dan Kampung Pulo, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (3/4). Meski demikian warga masih menganggapnya seperti hal yang biasa, sehingga tidak ada yang mengungsi.

Menurut Lurah Kampung Melayu, Bambang Pengestu, banjir dengan ketinggian 20 cm-150 cm tersebut terjadi sejak pukul 24:00 WIB. Sedikitnya, banjir merendam 500 rumah warganya yang tersebar di enam RW. Masing-masing di RW 01-05 dan RW 07. “Kendati begitu, warga tidak ada yang mengungsi. Alasannya, banjir seperti ini masih dianggap hal yang biasa bagi warga setempat. Bantuan dari pihak terkait juga belum ada karena memang warga masih mampu melakukan aktivitasnya,” kata Bambang saat dikonfirmasi, Selasa (3/4).

Senada dengannya, Ketua RT 003/03 Kampung Pulo, Budi, mengatakan, banjir mulai datang sekitar pukul 24:00, namun puncaknya terjadi pukul 02:00. Dari 16 RT yang ada di RW 03, ia mencatat seluruhnya tergenang air.

“Warga di sini juga tidak ada yang mengungsi karena bagi mereka banjir seperti ini sudah dialami bertahun-tahun. Untuk melakukan aktivitas seperti berangkat kerja atau sekolah, warga memanfaatkan perahu karet yang disediakan pihak kelurahan,” katanya.

Lurah Bidara Cina, Nasrudin, juga memaparkan, pemukiman yang terendam di wilayahnya berjumlah sekitar 200-an rumah di RW 07 dan 11, ketinggian berkisar 40-100 cm.

“Di tempat kami juga tidak ada warga mengungsi, karena banjir ini sifatnya hanya lintasan yang biasa dialami warga. Namun jika warga membutuhkan tempat pengungsian, kami telah siapkan di kantor kelurahan, ” ujar Nasrudin.

Nurdin, 47, salah seorang warga RT 004/03 Kampung Pulo, Kampung Melayu, mengakui, banjir seperti ini masih ia anggap sebagai hal biasa. Terutama jika di wilayah Bogor, Jawa Barat, sedang diguyur hujan lebat, dimana berdampak pada meningkatnya debit air Sungai Ciliwung.

“Kami masih berharap setidaknya ada upaya pembuatan saluran penghubung dari Ciliwung ke BKT (Banjir Kanal Timur), sehingga saat debit air Ciliwung tinggi, dapat dialirkan ke BKT. Saya yakin, jika air sudah dialirkan ke BKT, banjir akan berkurang di bantaran Ciliwung,” katanya.

Saat ini, banjir sudah berangsur surut. Warga juga sudah mulai membersihkan kembali rumahnya dari kotoran sisa-sisa banjir. Pembersihan dilakukan masing-masing penghuni rumah dengan alat seadanya seperti sapu, sapu lidi, dan alat pel. (yulian)

TEKS FOTO: Seorang warga menerobos banjir di RT 003/03, Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (3/4). (yulian)