Friday, 13 December 2019

Paus Benediktus XVI Mengutuk Pastor Pembangkang

Jumat, 6 April 2012 — 14:26 WIB
Pope Benedict XVI waves as he leads the Chrismal mass in Saint Peter's Basilica at the Vatican

VATIKAN  – Paus Benediktus XVI mengutuk keras kelompok pastor Katolik pembangkang dan pengikutnya di Austria yang mempertanyakan ajaran utama Gereja Katolik.

Kelompok pastor itu, yang disebut sebagai ‘Prakarsa Pfarrer’, menantang otoritas gereja Katolik dengan mempertanyakan larangan hubungan seks di kalangan pemimpin gereja serta larangan perempuan menjadi pemimpin gereja Katolik.

Saat berpidato dalam misa Kamis Putih di Vatikan, Paus menyatakan tidak akan menoleransi aksi pembangkangan pastor tersebut.

Para jurnalis yang meliput acara ini mengatakan tidak biasanya Paus mengkritik secara blak-blakan.

Sekitar 15% dari 2.000 pastor gereja Katolik di Austria menandatangani semacam mosi untuk mengabaikan perintah otoritas tertinggi gereja Katolik, pada Juni tahun lalu.

Dalam berbagai aktivitasnya, kelompok pastor Katolik ini menyerukan pentingnya “reformasi secara berkelanjutan terhadap ajaran Katolik” serta “tidak melarang kaum perempuan menjadi pastor serta membolehkan pastor menikah”.

Paus mengatakan dia dapat memahami kepedulian para pastor pembangkang tersebut terhadap gereja serta keinginan mereka untuk melakukan perubahan secara drastis.

“Tetapi apakah cara-cara pembangkangan atas ajaran Katolik ini benar-benar merupakan jalan keluarnya?” Kata Paus dalam nada bertanya di hadapan jemaat Katolik yang berkumpul di Santa Petrus Basilika.

Dalam bagian lain pidatonya, Paus kemudian menuduh sikap dan tindakan kelompok pastor pembangkang ini dilatari “dorongan sikap putus untuk mengubah gereja sesuai pilihan dan ide mereka sendiri”.

Paus menambahkan bahwa apa yang diutarakannya terkait pembangkangan sekelompok pastor di Austria bukanlah opininya pribadi, tetapi merupakan ajaran gereja.

“Saya tidak berteori dan mengutarakan sikap saya pribadi, tapi ini adalah keyakinan gereja,” katanya. (bbc/dms/foto:Reuters)

  • Mohsikin

    Sudah menjadi HAM, bisa menikah dan mendapatkan keturunan, naluri alamiah manusia….. kenapa enggak?