Thursday, 21 November 2019

Usai UN, Siswa Tawuran

Senin, 16 April 2012 — 18:59 WIB

BOGOR (Pos Kota) –  Usai ujian nasional (UN) hari pertama, dua kelompok siswa dari dua sekolah berbeda yang selama ini bermusuhan lalu terlibat tawuran.

Belasan pelajar ini  terlibat tawuran di Jalan Raya Tajur, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor Senin (16/4) sore.
Dalam insiden ini, Rizky 17, siswa SMK PGRI 2 Bogor, mengalami luka di bagian kepala akibat terkena sabuk Geer.
Ia lalu dilarikan kerumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Menurut informasi, saat itu, korban yang tercatat sebagai warga Gang Cigir RT 03/06, Kecamatan Ciawisedang, dalam perjalanan dengan  sepeda motor.

Saat melintas di lokasi kejadian, korban melihat rekan-rekannya sedang menggelar aksi tawuran dengan SMK YKTB Bogor.
Niat membantu rekannya, berbalik. Ia malah kena sabetan geer dari lawannya. Jumlah yang tidak seimbang membuat sejumlah pelajar SMK PGRI 2 Bogor lari.

“Korban langsung tersungkur dengan luka di bagian kepala. Beruntung, korban masih bisa di selamatkan setelah warga sekitar membawanya kerumah sakit,” kata Memed, saksi.  Kapolsek Bogor Timur, Kompol Wasino mengatakan, kasusnya sedang dikembanhkan.

Tentang siswa yang terluka, diupayakan pertolongan medis, agar bisa kembali mengikuti UN pada hari Selasa (17/4) besok.

(yopi/sir)

  • imron

    biarin aja pak, diadu sampai mati, biar puas mereka…. tujuannya sekolah emang untuk mencari mati…

  • Anonymous

    Tawuran terus…. lebih baik sekolah di Indonesia gak usah pake seragam lagi. pake baju bebas seperti sekolah di eropa gituh… liat tawuran di bekasi pake seragam pramuka. tawuran sudah puluhan tahun. pemerintah belum beraksi cara mengatasi… kasihan generasi muda