Thursday, 17 October 2019

Razia Larangan Merokok Untuk Penumpang Bus

Selasa, 29 Mei 2012 — 16:01 WIB
merokok

KEBAYORAN BARU (Pos Kota) – Sebanyak 17 bus di Terminal Blok M, Jakarta Selatan terjaring razia merokok yang diadakan Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) DKI Jakarta. Kegiatan ini menyambut Hari tanpa tembakau sedunia yang jatuh pada Kamis (31/5).

Kepala Bidang Penegakan Hukum Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) DKI Jakarta, Ridwan Panjaitan menjelaskan pihaknya mengadakan sosialisasi larangan merokok di tempat umum. Sasarannya Terminal bus Blok M, Jaksel.

“Sosialisasi larangan merokok di tempat umum, khususnya di dalam angkutan umum seperti bus kota,” ujarnya, Selasa (29/5).

Sekitar 30 aparat gabungan dari BPLHD, Satpol PP dan Sukudinas Perhubungan merazia bus-bus kota di pintu keluar Terminal Blok M. Satu persatu bus diberhentikan dan petugas naik memeriksa satu persatu penumpang maupun awak bus diperiksa.

Penumpang yang merokok langsung disita rokoknya dan diberi peringatan. Awak bus tak bisa lepas tangan jika ada penumpang yang merokok dan harus melarangnya.

Ia mengakui kali ini tidak ada sanksi bagi perokok yang dirazia tersebut. Hanya saja untuk bus kota yang kedapatan ada penumpang merokok dibuat berita acara dan surat peringatan.

“Bus yang kedapatan ada penumpang merokok diberi surat peringatan 3 kali. Jika tak digubris, akan dicabut izin trayeknya,” tandas Ridwan.

Dalam razia itu ada 17 bus kota yang diberi peringatan yang akan dikirimkan ke pemilik angkutan. Intinya supaya awak bus dan pemilik angkutan bertanggungjawab dalam menyosialisasikan larangan merokok.

Syamsudin, 32, sopir Metromini 69 jurusan Blok M-Ciledug mengaku tidak tahu adanya larangan merokok di angkutan umum.

Kepala Sukudinas Perhubungan Jaksel, Nurhayati menjelaskan pihaknya membantu kelancaran BPLHD untuk menegakkan Perda larangan merokok.

Seperti diketahui larangan merokok di area publik diatur Perda No 2 tahun 2005 tentang Pengendalian Pencemaran Udara. Dalam pasal 13 mengatur tempat umum sebagai area bebas rokok diantaranya pusat perbelanjaan, bandara, terminal, tempat kerja, sarana pendidikan, perkantoran dan rumah ibadah.

Untuk larangan merokok di angkutan umum darat hanya diberlakukan di bus kota dan bus Transjakarta. Termasuk untuk bus sedang seperti Kopaja, Metro Mini dan anggkutan kota seperti mikrolet dan Koperasi Wahana Kapita (KWK). (Rachmi)

Foto Reuters

  • aldyla

    SY MENDUKUNG 1000% LARANGAN MEROKOK DI BUS AT DI TEMPAT UMUM.. TP PETUGASNYA YG SERIUS DONG NGEJALANIN PERDANYA YAAAAAAAAAAAA

  • http://www.facebook.com/people/Utomo-Prawiro/100000331352018 Utomo Prawiro

    Apakah cuma razia sehari saja ?
    apa gunanya ? khan sudah ada peraturan dan sanksinya.
    Kenapa tidak diterapkan dengan benar ?