Monday, 21 October 2019

Sekwan Banten Diperiksa Polisi Pekan Depan

Kamis, 21 Juni 2012 — 22:28 WIB
ilussekwan

SERANG (Pos Kota) – Sekretaris Dewan (Sekwan) Provinsi Banten, Dadi Rustandi dijadwalkan diperiksa penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrisus) Polda Banten, pekan depan. Dadi Rustandi sebagai tersangka dalam kasus tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan baju dinas untuk 85 anggota DPRD Banten senilai Rp 590 juta tahun anggaran (APBD) 2011.

“Surat panggilan sudah saya tanda tangani dan akan diperiksa pada Rabu (27/6) mendatang,” terang Direktur Reskrimsus Polda Banten, Kombes Pol Purwo Cahyoko, di Mapolda Banten, Kamis (21/6).

Purwo menjelaskan, pemeriksaan Sekwan Banten segera dilakukan setelah hasil perhitungan investigasi dari penyidik telah diketahui kerugian negara yang diakibatkan kasus tersebut yakni sebesar Rp 442 juta. “Saya pikir karena audit investigasi dari penyidik sudah keluar, tersangka sudah dapat diperiksa. Tinggal menunggu audit perhitungan total lost (kerugian total) dari Badan Pengawasan Keuangan Dan Pembangunan (BPKP),” ujar Purwo.

Ia menambahkan, kerugian negara yang ditemukan penyidik diperoleh dari hasil penghitungan sejumlah barang bukti seperti dokumen dan jenis baju dinas yang disita. “Jadi sebelum baju dinas ini dikerjakan, pihak swasta yang ditunjuk mengerjakan proyek itu sudah mendapat bayaran. Belum selesai semua dikerjakan, sudah dibuatkan laporannya. Kedua CV itu juga tidak berbadan hukum,” kata Purwo.

Untuk diketahui, pengadaan baju dinas bagi 85 anggota DPRD Banten dilakukan Sekretariat DPRD Banten pada 2011 dengan anggaran senilai Rp 590 juta. Angaran sebesar itu untuk pengadaan satu stel pakaian sipil lengkap (PSL) dan pakaian sipil resmi (PSR). Pengadaan pakaian dinas ini berpolemik bagi anggota DPRD, karena dalam pelaksanaannya proyek itu diduga terjadi penyusutan anggaran. Tiga tersangka telah ditetapkan dalam kasus ini, yakni Sekwan Banten Dadi Rustandi, dan dua tersangka dari swasta yakni YY (CV WM), dan B (CV BK). (haryono)