Friday, 13 December 2019

Dua Pelacur asal Maroko Ditangkap di Puncak

Sabtu, 30 Juni 2012 — 15:54 WIB
Foto-Kawasan Puncak Bogor.(ist)

Foto-Kawasan Puncak Bogor.(ist)

BOGOR (Pos Kota) – Kawasan wisata Puncak Bogor Jawa Barat, mulai beralih fungsi dari hunian wisata menjadi hunian transaksi esek-esek.

Hal ini diperkuat dengan hasil tangkapan petugas Polres Bogor dalam operasi yang berlangsung dua hari sejak Kamis hingga Jumat (29/6) dinihari. Dua wanita asal Maroko ditangkap petugas yang melakukan penyamaran terkait adanya laporan masyarakat.

Dua wanita hidung mancung yang beralih profesi dari wisata menjadi PSK dikawasan Puncak ini, selalu disebut Magribi.

“Magribi itu sebutan PSK bagi keduanya. Semula kami nggak percaya, soalnya puncak itu hunian wisata. Ada juga hunian bagi para pengungsi luar negeri. Namun karena terus banyak laporan, anggota kami melakukan penyelidikan dengan menyamar. Dan ternyata laporan benar,”kata AKP Imron Ermawan, Kasat Reskrim Polres Bogor Sabtu (30/6) siang.

Menurut Kasat, harga transaksi untuk dua jam, setiap Magribi meminta bayaran Rp 2,5juta.
“Petugas yang menyamar membayar Rp 5 juta untuk keduanya. Setelah masuk kamar, petugas mengeluarkan identitas diri dan terjadilah penangkapan. Kedua Magribi sudah kami tahan di Polres Bogor,”papar Kasat.

Ditambahkan AKP Imron, penyelidikan berakhir dengan penangkapan ini berlangsung Kamis (28/6) malam.

Keduanya ditangkap sekitar pukul 22.00 malam dan langsung digiring ke mako Cibinong.
Dalam pemeriksaan yang memakai penerjemah ini, keduanya mengaku, masih ada rekan mereka wanita asal Timur Tengah yang juga berprofesi sama.

Namun dalam penyilidikan hingga Sabtu (30/6) dinihari tidak ditemukan, maka pihak kepolisian kini berkoordinasi dengan Imigrasi Bogor untuk kelanjutan dua Magribi ini.

Menurut AKP Imron, kedua wanita asal Maroko yang berprofesi sebagai Magribi dikawasan Puncak Bogor ini, akan dikenakan UU Imigrasi, dan KUHP pasal 506.

“Rencananya sore ini atau Senin (2/7) kami serahkan ke Kantor Imigrasi Bogor di Jalan A Yani Bogor Utara Kota Bogor,”tandas AKP Imron. (yopi/dms)