Thursday, 14 November 2019

Pesawat Latih Cessna Sempat Tabrak Kabel Listrik

Senin, 2 Juli 2012 — 21:48 WIB
Cessna Jatuh01

CIREBON (Pos Kota) – Pesawat jenis Cessna milik  Aero Flyer Institute jatuh di sungai Cibatu Desa Sukadana Kecamatan Ciawigebang Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Senin (2/7) sekitar pukul 15.45 wib.

Pilot pesawat Heru Fahrudin tewas dalam musibah itu,  sedangkan dua siswanya, Rara Paramita, 27 asal Tangrang dan Nur Fitriani, 20, asal Jakarta mengalami luka berat dan masih ditangani tim medis Rumah Sakit Wijaya Kusuma, Kuningan.

Informasi yang diperoleh dilokasi kejadian, sebelum jatuh dan menghantam dasar sungai yang sudah mengering, pesawat sempat menyambar kabel listrik di pemukiman warga. Usai menabrak kabel listrik, terdengar suara benturan cukup keras.

Warga yang sempat melihat kemudian memberikan pertolongan bersama aparat desa dan mengeluarkan para korban. Pilot pesawat diyakini sudah tewas di lokasi kejadian. Semua korban selanjutnya dilarikan ke rumah sakit.

Pantauan di lapangan, lokasi jatuhnya pesawat berada di sungai Cibatu yang kondisinya sudah mengering. Badan pesawat patah dibagian tengah dengan kondisi bagian depan “nyungsep” ke tanah. Dan untuk menuju lokasi harus melewati jalan berbukit yang cukup curam.

Bangkai pesawat Cessna di sungai Cibatu Desa Sukadana Kecamatan Ciawigebang Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. (Darman)

Menurut Kapolres Kuningan AKBP Wahyu Bintono HB, yang ditemui dilokasi kejadian mengatakan, hingga malam tadi pihaknya masih mengaman lokasi dengan cara memasang police line.

“Soal kapan dilakukan evakuasi bangkai pesawat, kami masih berkoordinasi dengan KNKT (Komita Nasional Keselamatan Transportasi, red),” tegasnya.

Dijelaskan kapolres, pesawat tersebut dalam posisi latihan setelah melakukan penerbangan dari Bandara Penggung. Namun soal rute resmi pesawat tersebut, kapolres belum tahu pasti. “Soal (rute) itu Kami masih harus melakukan konfirmasi lebih lanjut,” tegasnya.

Hingga berita ini dibuat, aparat kepolsian bersama TNI, pramuka dan aparat desa,  masih berjaga-jaga dengan mendirikan tenda. Kendati sudah malam, namun masih terlihat warga menuju lokasi kejadian dan ingin menyaksikan dari dekat bangkai pesawat.(Darman/dms)