Monday, 21 October 2019

Musim Kemarau, Waspadai DBD

Minggu, 8 Juli 2012 — 9:13 WIB
nyamuk

SUKABUMI (Pos Kota) – Masyarakat diminta mewaspadai serangan penyakit demam berdarah dengue (DBD). Pasalnya, memasuki musim kemarau ini penyakit akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti ini mulai meningkat.

Berdasarkan data Dinas Kesehaan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi mencatat jumlah penderita DBD pada Mei sebanyak 101 kasus. Padahal, pada April jumlah penderita penyakit tersebut hanya sebanyak 64 kasus. Untuk bulan Juli masih dilakukan pendataan.

Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular (P2M), Dinkes Kabupaten Sukabumi, Yogi Rosbianto menjelaskan data yang didapat dinkes merupakan hasil laporan jumlah kasus DBD yang berasal dari setiap puskesmas dan rumah sakit. Menurutnya, jumlah penderita DBD dari Januari hingga Mei mencapai sebanyak 454 orang.

“Dari laporan yang masuk, para penderita DBD ini tersebar di sejumlah kecamatan. Mayortitas kecamatan yang berada di utara Kabupaten Sukabumi seperti Cicurug, Cisaat, dan Cibadak,” jelasnya.

Dijelaskan Yogi, penyebaran DBD acapkali muncul ketika musim peralihan dari hujan ke kemarau. Diingkatkan Yogi, malah bukan hanya serangan DBD, pada musim peralihan penyakit lainpun biasanya muncul.

“Untuk mengatasi penyebaran penyakit DBD kita melakukan sejumlah langkah. Di antaranya menggelarfogging atau pengasapan massal di 200 titik yang terdapat jentik nyamuk DBD.. Kita juga tengah menggalakan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN),” tandasnya.

(sule/sir)

Foto Ilustrasi