Saturday, 19 October 2019

Pemkot Bekasi Gelar Lomba Motif Batik

Selasa, 10 Juli 2012 — 15:10 WIB
Membatik-n

BEKASI (Pos Kota) – Pemerintah Kota Bekasi, mengadakan lomba membuat motif batik khas Bekasi. Motif yang mencerminkan adat istiadat masyarakat asli suku Betawi, akan dipatenkan sebagai batik Bekasi.

Ridwan Saidi, Budayawan Betawi

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Kepariwisataan Kota Bekasi, Junarsih, mengatakan pemerintah daerah menerima usulan motif dari masyarakat umum.

Selanjutnya, usulan motif akan dikaji. Salah satu kriterianya adalahmemasukkan unsur  budaya masyarakat Bekasi pada corak yang ditampilkan. “Motif yang terpilih dipatenkan pemerintah daerah,” kata Junarsih.

Budayawan Ridwan Saidi, mengatakan Kota Bekasi belum memiliki motif batik. Tetapi ada banyak sumber yang bisa menjadi inspirasi batik Bekasi. Di antaranya, bejana yang dipakai masyarakat arhaik atau kuno, emas permata di pasar Babelan.

“Wayang Semar juga bisa menjadi inspirasi,” kata Ridwan pada acara lokakarya Motif Batik Khas Betawi di Universitas Islam “45” Bekasi, Senin 10 Juli 2012.

Masyarakat asli Bekasi adalah suku Betawi yang masuk dalam kategori arhaik. Sebagian, kata Ridwan, masih ada di wilayah Kranggan. “Aktivitas atau benda-benaada masyarakat di sana bisa menjadi inspirasi motif batik Bekasi,” kata dia.

Adapun warna yang mendominasi batik Bekasi adalah warna ungu. Pilihan warna itu bisa melihat identitas daerah yang namanya berasal dari masyarakat Betawi, yakni, Pondok Ungu.

Menurut Junarsih, batik Bekasi coraknya berbeda dengan batik pesisir. Motifnya besar-besar, beda dengan batik pesisir dengan motif kecil-kecil. “Saat ini baru ada batik warga Kabupaten Bekasi, tepatnya masyarakat Tarumajaya,” katanya. (Dieni)